Medan (Humas) Bimas Katolik Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara bersama Penyuluh Agama Katolik Kementerian Agama Kota Medan menggelar podcast bertema “Pekan Suci, Jantung Iman Kristiani”, Kamis (05/03/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, Jalan Gatot Subroto No. 261 Medan ini merupakan kolaborasi antara Kedan Religi Bimas Katolik Sumut dan OPKM (Obrolan Penyuluh Katolik Medan). Kedan Religi sendiri merupakan podcast Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara yang menjadi ruang dialog keagamaan, edukasi iman, serta penguatan moderasi beragama di tengah masyarakat.
Podcast tersebut dipandu oleh Marulam Nainggolan, S.S., selaku host dari Penyuluh Agama Katolik Kementerian Agama Kota Medan. Sementara itu, narasumber dalam dialog ini adalah Pembimas Katolik Sumatera Utara, Marihuttua Pasaribu, S.Ag., M.Si., serta Penyuluh Agama Katolik Kementerian Agama Kota Medan, Hamma Sitohang, S.Ag. Diskusi yang berlangsung hangat tersebut membahas secara mendalam makna Pekan Suci sebagai pusat iman Kristiani yang mengantar umat pada perayaan kebangkitan Kristus.
Pembimas Katolik Sumatera Utara Marihuttua Pasaribu menjelaskan bahwa Pekan Suci merupakan inti dari Misteri Paskah yang menjadi fondasi iman Kristiani. “Pekan Suci adalah perayaan Misteri Paskah, yakni sengsara, wafat, dan kebangkitan Kristus yang menjadi pusat seluruh iman kita,” ujar Marihuttua.
Sementara itu, Hamma Sitohang menegaskan bahwa puncak perayaan Pekan Suci terdapat pada Trihari Paskah yang dimulai dari Kamis Putih hingga Vigili Paskah. Ia menyampaikan bahwa rangkaian tersebut merupakan satu kesatuan misteri iman yang dirayakan Gereja setiap tahun. “Trihari Paskah menjadi puncak Tahun Liturgi karena di dalamnya Gereja merayakan karya keselamatan Allah melalui sengsara, wafat, dan kebangkitan Kristus,” kata Hamma.
Sebagai host, Marulam Nainggolan juga menyampaikan harapannya agar podcast ini dapat membantu umat memahami makna Pekan Suci secara lebih mendalam. “Melalui podcast Kedan Religi ini, kami berharap umat semakin memahami bahwa Pekan Suci bukan sekadar tradisi, tetapi benar-benar menjadi jantung iman Kristiani yang menguatkan kehidupan rohani umat,” ungkap Marulam.

