Medan (Humas) Suasana penuh khidmat menyelimuti Rumah Pemulihan Rehabilitasi Korban Penyalahgunaan Narkoba Kiki Alam Jaya, yang berlokasi di Jl. Seroja Raya, Kelurahan Tanjung Selamat Medan, Senin (6/4/2026). Sejumlah Penyuluh Agama lintas Agama hadir melaksanakan Bimbingan Penyuluhan (BP) kolaboratif guna memberikan penguatan mental dan spiritual bagi para warga binaan yang sedang berjuang dalam masa pemulihan.
Hadir sebagai pembicara utama, Sindar Purba, S.Th., M.Pd, Penyuluh Agama Kristen KUA Medan Sunggal, membawakan materi inspiratif bertema “Hidup adalah sederhana bagi orang yang mau bersyukur.” Beliau menekankan bahwa proses pemulihan dimulai dari hati yang mampu melihat kebaikan Tuhan di tengah pergumulan”, tegas Sindar
Melengkapi materi tersebut, Drammes Lumbantobing, S.Th., M.Pd.K, Penyuluh Kristen dari KUA Medan Perjuangan, menyampaikan pesan mendalam mengenai “Jaga diri adalah bagian dari Iman, mengingatkan bahwa tubuh manusia adalah bait Tuhan yang harus dihormati dengan menjauhkan diri dari zat-zat yang merusak” ujar Drammes
Hal ini ditegaskan melalui ayat 1 Korintus 6:19-20: “Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu… Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!” Dengan materi ini, warga binaan didorong untuk menghargai diri sendiri sebagai bentuk tanggung jawab iman kepada Sang Pencipta.
Kegiatan ini juga diperkuat dengan kehadiran Paidi, S.Ag, Penyuluh Agama Islam KUA Medan Sunggal, yang memberikan arahan mengenai pentingnya “Komitmen dalam Hidup.” Beliau mengajak seluruh warga binaan untuk memiliki keteguhan niat dan konsistensi agar benar-benar terlepas dari belenggu narkoba dan menjadi pribadi yang lebih baik.
Sinergi antar penyuluh agama ini diharapkan dapat menjadi oase bagi para korban penyalahgunaan narkoba, membuktikan bahwa negara hadir melalui pendampingan spiritual untuk memulihkan masa depan generasi bangsa.(SP/PAI).

