Medan (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Dr. H. Impun Siregar, M.A., turut serta dalam kegiatan Halalbihalal, Tepung Tawar, dan Pelepasan Calon Jemaah Haji (Calhaj) Kota Medan musim haji 1447 Hijriah yang digelar di Gelanggang Mahasiswa UINSU Medan, Kamis (17/04).
Dalam suasana khidmat dan penuh kehangatan, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas secara resmi melepas sebanyak 1.883 calon jemaah haji asal Kota Medan. Prosesi pelepasan yang dirangkaikan dengan halalbihalal tersebut turut diwarnai tradisi tepung tawar sebagai bentuk doa keselamatan dan harapan agar para jemaah memperoleh haji yang mabrur.
Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan lantunan kalimat talbiyah yang menambah kekhusyukan suasana. Turut hadir Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap, Sekretaris Daerah Wiriya Alrahman, unsur Forkopimda, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Medan Mhd. Bambang Irawan Hutasuhut, pimpinan perangkat daerah, tokoh agama, alim ulama, serta para calon jemaah haji.
Dalam sambutannya, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menekankan bahwa ibadah haji merupakan panggilan istimewa dari Allah SWT yang patut disyukuri. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan, memperkuat solidaritas, serta menjunjung tinggi nama baik Indonesia selama berada di Tanah Suci.
“Berbahagialah Bapak dan Ibu sekalian, karena ini adalah panggilan dari Allah. Tidak semua yang mampu mendapatkan kesempatan ini,” ujar Rico.
Ia juga menyoroti keberagaman usia jemaah, mulai dari 15 hingga 89 tahun, termasuk sekitar 80 orang kategori lansia. Oleh karena itu, ia mengajak jemaah yang lebih muda untuk turut membantu dan mendampingi para lansia agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar.

Selain itu, Rico mengingatkan pentingnya menjaga pola makan, kekompakan, serta menghindari konflik agar ibadah dapat dijalankan dengan khusyuk. Ia juga menegaskan bahwa jemaah haji merupakan duta bangsa yang harus menjaga kebersihan, ketertiban, serta mematuhi arahan petugas.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan,H. Impun Siregar menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kesiapan mental dan spiritual para jemaah sebelum berangkat ke Tanah Suci. Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama sangat diperlukan untuk memastikan pelayanan haji berjalan optimal.
“Kegiatan ini bukan hanya seremoni pelepasan, tetapi juga bentuk penguatan kebersamaan dan kesiapan jemaah. Kami berharap seluruh jemaah haji Kota Medan dapat menjalankan ibadah dengan lancar, menjaga kesehatan, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur,” ungkapnya.
Prosesi pelepasan semakin bermakna dengan pelaksanaan tradisi tepung tawar yang sarat akan doa dan harapan keselamatan. Pemerintah Kota Medan juga memastikan kesiapan dalam membantu menjaga keamanan rumah para jemaah selama menjalankan ibadah haji.
Kegiatan diakhiri dengan pemberian cenderamata secara simbolis kepada para calon jemaah haji serta tausiah singkat oleh Ketua MUI Kota Medan Hasan Matsum sebagai penguat spiritual menjelang keberangkatan ke Tanah Suci.

