Penyuluh Agama KUA Medan Sunggal Gelar Bimbingan Penyuluhan di Pusat Rehabilitasi Napza Medan

Medan (Humas) Harapan untuk pulih dan menjadi pribadi yang lebih baik senantiasa terbuka bagi siapa saja. Semangat itulah yang dibawa oleh Tim Penyuluh Agama KUA Kecamatan Medan Sunggal saat melaksanakan kegiatan Bimbingan Penyuluhan (BP) di Pusat Rehabilitasi Korban Penyalahgunaan Napza pada Senin, (20/4/2026)

Kegiatan ini menghadirkan kolaborasi penyuluh lintas agama, yaitu Sindar Purba, S.Th., M.Pd. dan Drammes Lumbantobing, S.Th., M.Pd.K. (Penyuluh Agama Kristen), serta Paidi, S.Ag. (Penyuluh Agama Islam). Kehadiran tim ini bertujuan untuk memberikan penguatan spiritual dan psikologis bagi para residen yang sedang menjalani masa pemulihan.

Dalam arahannya, Sindar Purba menekankan pentingnya keyakinan diri dalam proses transformasi hidup. Ia menegaskan bahwa setiap individu memiliki potensi besar untuk bangkit dari masa lalu yang kelam.

“Manusia mampu untuk memperbaiki diri. Tidak ada kata terlambat untuk berbenah. Kekuatan spiritual dan tekad yang kuat adalah kunci utama agar kita bisa kembali diterima di tengah masyarakat dan menjalankan peran dengan lebih baik,” ujar Sindar di hadapan para warga binaan.

Sementara itu, Drammes Lumbantobing, dan Paidi, turut memberikan motivasi sesuai dengan pendekatan nilai-nilai keagamaan masing-masing, menciptakan suasana bimbingan yang inklusif dan menyejukkan. Melalui bimbingan ini, diharapkan para korban penyalahgunaan Napza tidak hanya pulih secara fisik, tetapi juga memiliki mentalitas baru yang berlandaskan iman.

Kegiatan bimbingan penyuluhan ini merupakan agenda rutin KUA Medan Sunggal sebagai bentuk kehadiran negara dalam mendampingi masyarakat, khususnya kelompok rentan, agar mendapatkan pencerahan hidup yang berkelanjutan.(SP/PAI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *