Medan (Humas) — Sebagai bentuk kepedulian terhadap pembinaan mental dan spiritual masyarakat, Kantor Kementerian Agama Kota Medan kembali menghadirkan kegiatan pelayanan rohani bagi warga rehabilitasi di Rehabilitasi Medan Plus, Kecamatan Medan Selayang, Rabu (6/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan nilai keagamaan, pembentukan karakter, serta pemberian motivasi spiritual bagi peserta rehabilitasi agar tetap memiliki semangat menjalani proses pemulihan dan perubahan hidup ke arah yang lebih baik.
Kegiatan yang dipandu oleh Asima Manik tersebut menghadirkan pengkhotbah Borong Sitepu dengan mengangkat tema “Iman dan Perbuatan”. Melalui tema tersebut, peserta diajak memahami pentingnya membangun keseimbangan antara keyakinan iman dengan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam khotbahnya, Borong Sitepu menegaskan bahwa iman tidak hanya cukup diyakini, tetapi juga harus diwujudkan melalui perilaku yang baik dan membawa dampak positif bagi sesama. Ia menyampaikan bahwa perubahan hidup yang dimulai dari hati dan keyakinan akan tercermin melalui sikap, tindakan, serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
“Iman bukan hanya diucapkan, tetapi harus dibuktikan melalui perbuatan yang baik. Ketika seseorang memiliki iman yang sungguh, maka hidupnya akan membawa perubahan positif bagi dirinya sendiri maupun orang lain,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para peserta agar tetap memiliki semangat dan harapan untuk memperbaiki diri dalam menjalani proses kehidupan. Menurutnya, setiap manusia memiliki kesempatan untuk bangkit dan membangun masa depan yang lebih baik melalui kekuatan iman dan ketekunan.
“Setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik. Melalui iman, kita belajar memiliki harapan, ketekunan, dan kekuatan untuk bangkit dari setiap persoalan hidup,” tambahnya.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh perhatian dari para peserta rehabilitasi yang mengikuti rangkaian ibadah dan penyampaian materi rohani. Melalui pembinaan seperti ini, diharapkan tumbuh kesadaran spiritual serta semangat baru bagi para peserta untuk menjalani kehidupan yang lebih positif, produktif, dan bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Kegiatan pelayanan rohani tersebut berlangsung dengan penuh khidmat dan interaktif. Kehadiran para penyuluh Kristen Kantor Kementerian Agama Kota Medan dalam pembinaan spiritual di lingkungan rehabilitasi diharapkan dapat memberikan motivasi serta penguatan karakter bagi para peserta agar semakin optimis menjalani kehidupan dan mampu kembali berperan positif di tengah masyarakat.

