KUA Medan Amplas Gencarkan Program Tahsin Al-Qur’an, Wujudkan “KUA Berdampak” bagi Majelis Taklim

Medan (Humas) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Amplas terus mengoptimalkan program pembinaan keagamaan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui gerakan “KUA Berdampak”. Salah satu program yang rutin dilaksanakan adalah pembinaan Tahsin Al-Qur’an bagi majelis taklim guna meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.

Kegiatan Tahsin Al-Qur’an tersebut kembali dilaksanakan di Masjid Ridho Sobirin, Jalan Garu VIII, Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas, Selasa (5/5/2026), dengan melibatkan tim Penyuluh Agama Islam KUA Medan Amplas yang terdiri dari Dr. Syarto, Lc., M.A., Sulfia Rahmi, M.A., H. Harun Arrasyid, Lc., M.A., dan Liza Purba.

Kepala KUA Kecamatan Medan Amplas, H. Muhammad Lukman Hakim Hasibuan, S.Ag., M.A., menyampaikan bahwa program Tahsin Al-Qur’an menjadi salah satu bentuk nyata implementasi slogan “KUA Berdampak” yang menitikberatkan pada kehadiran layanan keagamaan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Kami terus mengarahkan para penyuluh agama agar aktif hadir di tengah masyarakat melalui program pembinaan yang menyentuh kebutuhan umat. Tahsin Al-Qur’an ini menjadi salah satu langkah dalam memperkuat literasi Al-Qur’an di lingkungan majelis taklim,” ujarnya.

Kegiatan tersebut diikuti ibu-ibu perwiritan dari berbagai lingkungan di Kecamatan Medan Amplas yang tampak antusias mengikuti pembelajaran. Para peserta dibimbing untuk memperbaiki bacaan Al-Qur’an mulai dari makharijul huruf, hukum tajwid, hingga kelancaran membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an.

Menariknya, pembinaan tidak hanya berfokus pada perbaikan bacaan, tetapi juga disertai pemahaman kandungan ayat yang dibaca. Dalam kesempatan itu, Dr. Syarto, Lc., M.A., menjelaskan pesan-pesan penting dalam QS. Al-Baqarah ayat 103 tentang pentingnya keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Ia menegaskan bahwa membaca Al-Qur’an harus diiringi dengan upaya memahami makna dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya agar Al-Qur’an benar-benar menjadi pedoman hidup.

“Jangan berhenti hanya pada bacaan yang baik, tetapi pahami juga pesan Al-Qur’an agar nilai-nilainya hadir dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya di hadapan peserta.

Suasana pembelajaran berlangsung hangat, interaktif, dan penuh semangat. Para peserta terlihat aktif mengikuti koreksi bacaan sekaligus menyimak penjelasan tafsir sederhana yang disampaikan para penyuluh.

Salah seorang peserta mengaku senang dan termotivasi mengikuti program tahsin tersebut karena selain memperbaiki bacaan Al-Qur’an, kegiatan juga menambah pemahaman terhadap isi kandungan ayat suci.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami. Tidak hanya belajar membaca dengan benar, tetapi juga memahami makna ayat yang dibaca sehingga lebih menyentuh dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Melalui program ini, KUA Kecamatan Medan Amplas berharap gerakan literasi Al-Qur’an di tengah masyarakat semakin kuat dan mampu melahirkan masyarakat yang tidak hanya fasih membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami serta mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *