Kemenag Medan Bersinergi dengan Nakes dan Posyandu, Hadirkan Pelayanan Sehat Jasmani dan Rohani bagi Masyarakat

Medan (Humas) — Kementerian Agama Kota Medan melalui Penyuluh Agama Islam bersinergi dengan tenaga kesehatan dan kader Posyandu ILP AKASIA melaksanakan kegiatan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) di Lingkungan IV, Kelurahan Helvetia Timur, Kecamatan Medan Helvetia, Rabu (6/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di rumah Kepala Lingkungan IV tersebut menjadi wujud kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat pembinaan mental dan spiritual masyarakat melalui pendekatan keagamaan.

Pelaksanaan Posyandu ILP diikuti oleh masyarakat sekitar, khususnya ibu-ibu, balita, dan lansia yang secara rutin memanfaatkan layanan kesehatan di lingkungan setempat. Berbagai pelayanan diberikan, mulai dari penimbangan balita, pemberian imunisasi dan vitamin, pemeriksaan ibu hamil, hingga pengecekan gula darah dan asam urat bagi masyarakat.

Selain pelayanan kesehatan, kegiatan juga diisi dengan penyuluhan keagamaan yang disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Medan, Nurlely, M.Sos. Dalam materinya, ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan sebagai bagian dari bentuk syukur dan amanah yang diberikan Allah SWT.

“Menjaga kesehatan diri dan keluarga merupakan bagian dari ibadah. Islam mengajarkan umatnya untuk menjaga keseimbangan antara kesehatan jasmani dan rohani agar dapat menjalani kehidupan dengan baik dan penuh keberkahan,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus membiasakan pola hidup sehat, menjaga kebersihan lingkungan, serta memperhatikan kesehatan anak sejak dini sebagai langkah pencegahan berbagai penyakit dan stunting.

Sementara itu, tenaga kesehatan dari Puskesmas Medan Helvetia, Remana Setiawan Pasaribu, S.Kep., Ners., memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya gizi seimbang, imunisasi, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala.

“Pencegahan lebih baik daripada pengobatan. Karena itu, masyarakat perlu rutin memeriksakan kesehatan dan memperhatikan asupan gizi keluarga, khususnya bagi anak-anak dan ibu hamil,” jelasnya.

Kader Posyandu ILP AKASIA juga turut aktif membantu pelaksanaan kegiatan, mulai dari pendataan peserta, pelayanan kesehatan, hingga pendampingan masyarakat selama kegiatan berlangsung.

Kepala Lingkungan IV, Suyadi, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara Kementerian Agama, tenaga kesehatan, dan kader Posyandu dalam menghadirkan pelayanan yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat karena selain mendapatkan pelayanan kesehatan, warga juga memperoleh pembinaan rohani dan motivasi keagamaan. Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung dengan penuh kehangatan dan antusiasme masyarakat. Selain menjadi sarana pelayanan kesehatan, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan Posyandu ILP ini, Kementerian Agama Kota Medan terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan yang berdampak bagi masyarakat, tidak hanya melalui pembinaan keagamaan, tetapi juga melalui kolaborasi nyata dalam mendukung kesehatan dan kesejahteraan umat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *