Sinergi KUA Medan Sunggal dan YPSA Hadirkan Pengajian Bulanan Penuh Hikmah

Medan (Humas) Sinergi antara KUA Medan Sunggal dan Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyah (YPSA) kembali terjalin dalam kegiatan pengajian bulanan yang berlangsung penuh hikmah di halaman YPSA, JL. Setiabudi No. 191, Tanjung Rejo, Medan Sunggal, Sabtu (9/5/2026). Kegiatan ini dihadiri keluarga yayasan, para guru, jamaah, serta undangan yang turut antusias mengikuti rangkaian acara keagamaan tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, KUA Medan Sunggal diwakili oleh penyuluh agama Islam Paidi, S.Ag yang hadir sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan spiritual dan penguatan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat pendidikan. Kehadiran KUA Medan Sunggal diharapkan semakin mempererat sinergi antara lembaga keagamaan dan dunia pendidikan dalam menciptakan generasi yang berakhlakul karimah.

Pengajian bulanan ini menghadirkan penceramah Prof. Dr. H. Muzakkir, M.Ag yang menyampaikan tausiyah bertema “Investasi Dunia”. Dalam ceramahnya, beliau mengutip firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surah Ali Imran ayat 14 tentang berbagai bentuk investasi dunia yang menjadi kecenderungan manusia.

Muzakkir menjelaskan bahwa terdapat enam investasi dunia yang disebutkan dalam ayat tersebut, yakni istri yang salehah, anak-anak yang saleh, logam mulia, kendaraan atau transportasi, hewan ternak, serta perkebunan.

Menurutnya, seluruh kenikmatan dunia tersebut hendaknya dijadikan sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan bukan semata-mata menjadi tujuan hidup manusia. “Seluruh investasi dunia yang Allah titipkan hendaknya menjadi jalan untuk meningkatkan ketakwaan dan mendekatkan diri kepada-Nya,” ujar Muzakkir

Suasana pengajian berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan. Para jamaah tampak menyimak dengan serius materi yang disampaikan. Melalui kegiatan rutin seperti ini, diharapkan semangat keagamaan, ukhuwah Islamiyah, dan nilai-nilai moral semakin tumbuh di lingkungan pendidikan serta masyarakat sekitar.

Pengajian bulanan YPSA bersama KUA Medan Sunggal menjadi wadah memperkuat silaturahmi, menambah ilmu agama, serta mengingatkan pentingnya memanfaatkan nikmat dunia sebagai sarana meraih kebahagiaan akhirat. Sinergi antara lembaga pendidikan dan KUA diharapkan terus terjalin demi membangun masyarakat yang religius dan berakhlak mulia.(Paidi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *