Melalui Siaran Radio Aqila FM Medan, Penyuluh KUA Medan Sunggal Bahas Cara Mengenal Allah

Medan (Humas) Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Sunggal, Paidi, S.Ag., mengisi acara tausiah di Radio Aqila 102,6 FM yang beralamat di Jalan Utama Nomor 212, Kota Matsum II, Medan, Jumat (8/5/2026). Kegiatan dakwah tersebut dipandu oleh penyiar Aqila FM, Windy, dan berlangsung hangat serta interaktif dengan melibatkan para pendengar yang mengikuti siaran secara langsung.

Dalam tausiah tersebut, Paidi, membahas materi tentang bagaimana cara mengenal Allah SWT dalam kehidupan sehari-hari. Ia menjelaskan bahwa mengenal Allah dapat dilakukan melalui berbagai amalan ibadah dan pendekatan spiritual yang mampu mendekatkan diri seorang hamba kepada Sang Pencipta. Menurutnya, semakin dekat seseorang kepada Allah, maka akan semakin kuat pula keimanan dan ketenangan hatinya.
Paidi menyampaikan ada beberapa cara untuk mengenal Allah SWT. Pertama, dengan memperbanyak zikir kepada Allah agar hati selalu mengingat-Nya. Kedua, melaksanakan ibadah haji ke Baitullah bagi yang mampu sebagai bentuk penghambaan dan pendekatan diri kepada Allah. Ketiga, menjaga dan melaksanakan ibadah salat dengan baik dan khusyuk. Keempat, berziarah kubur maupun menjenguk orang sakit sebagai sarana mengingat kematian serta meningkatkan rasa syukur dan kepedulian sesama manusia.Lebih lanjut beliau menyampaikan : “Semakin seseorang mengingat Allah melalui zikir, salat, dan ibadah lainnya, maka semakin dekat pula dirinya kepada Allah SWT,” ujar Paidi.

Dalam sesi tanya jawab, salah seorang pendengar bernama Bu Sintia dari Sukarame, Medan, menanyakan tentang hukum salat ketika lupa dalam pelaksanaannya. Menanggapi pertanyaan tersebut, Paidi menjelaskan bahwa apabila seseorang lupa dalam salatnya, maka dapat ditutup dengan melakukan sujud sahwi di penghujung salat. Sementara itu, pendengar lainnya, Pak Kevin dari kawasan Aksara, Medan, menanyakan tentang keabsahan salat yang dilakukan di rumah orang tua yang beragama Nasrani. Paidi menjawab bahwa salat tetap sah selama tempat yang digunakan bersih dari hadas dan najis.

Kegiatan tausiah di Radio Aqila FM tersebut mendapat sambutan positif dari para pendengar. Melalui siaran dakwah di radio, masyarakat diharapkan semakin memahami ajaran Islam dengan baik serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Penyuluhan agama melalui media radio juga menjadi sarana efektif dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan kepada masyarakat luas.

Melalui tausiah di Radio Aqila FM Medan, Penyuluh Agama Islam KUA Medan Sunggal mengajak masyarakat untuk lebih mengenal Allah SWT melalui berbagai amalan ibadah dan kepedulian sosial. Selain memberikan materi keagamaan, kegiatan ini juga menjadi wadah edukasi umat dalam memahami persoalan ibadah sehari-hari secara benar dan menenangkan.(Paidi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *