Medan (Humas) Penyuluh Agama Katolik KUA Medan Sunggal Roni Antonius Sitanggang melaksanakan Kegiatan pembinaan iman bagi peserta Komuni Pertama dilaksanakan pada Minggu, (17/5/2026) pukul 10.00 WIB di Ruang Audio Visual Gereja Stasi St. Yosef Mansyur yang beralamat di Jalan Dr. Mansyur No. 75, Kota Medan. Kegiatan ini menghadirkan Roni Antonius Sitanggang sebagai pemateri dengan materi pertemuan mengenai Tata Perayaan Ekaristi.
Dalam penyampaian materinya, Roni Antonius Sitanggang menjelaskan bahwa Tata Perayaan Ekaristi memiliki empat bagian besar yang menjadi susunan utama dalam perayaan misa. Keempat bagian tersebut yakni Ritus Pembuka, Liturgi Sabda, Liturgi Ekaristi, dan Ritus Penutup. Penjelasan diberikan secara sederhana agar mudah dipahami oleh para peserta Komuni Pertama.
Pada kesempatan tersebut, peserta juga diberikan pemahaman mengenai makna dari setiap bagian dalam Perayaan Ekaristi. Ritus Pembuka dijelaskan sebagai bagian untuk mempersiapkan hati umat mengikuti misa, Liturgi Sabda sebagai saat mendengarkan firman Tuhan, Liturgi Ekaristi sebagai puncak perayaan iman melalui konsekrasi roti dan anggur, serta Ritus Penutup sebagai pengutusan umat untuk mewartakan kasih Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.
Suasana kegiatan berlangsung dengan penuh perhatian dan antusias dari para peserta Komuni Pertama. Para peserta tampak aktif mendengarkan penjelasan serta mengikuti arahan yang diberikan selama kegiatan berlangsung. Pembinaan ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan anak-anak untuk menerima Sakramen Ekaristi dengan pemahaman iman yang lebih baik.
Melalui penjelasan tentang Tata Perayaan Ekaristi tersebut, penyuluh berharap para peserta Komuni Pertama dapat lebih mengenal dan terbiasa mengikuti Tata Perayaan Ekaristi dengan baik dan penuh penghayatan. Kegiatan penerimaan Komuni Pertama sendiri direncanakan akan dilaksanakan pada Minggu, 7 Juni 2026 bertepatan dengan Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus.(RAS/PAI).

