Medan (Humas) — Dalam rangka meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat menjelang datangnya hari-hari istimewa di bulan Zulhijjah, Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Medan, Hj. Nita Lamongga melaksanakan kegiatan penyuluhan keagamaan di Majelis Taklim (MT) Ikhwatun Nisa, Jumat (22/05/2026).
Kegiatan penyuluhan tersebut mengangkat tema “Amalan-Amalan yang Wajib Dibaca pada Malam ke-8 dan ke-9 di Bulan Zulhijjah”. Para jamaah tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan, khususnya mengenai keutamaan ibadah dan amalan-amalan sunnah yang dianjurkan menjelang Hari Arafah dan Iduladha.
Dalam penyampaiannya, Hj. Nita Lamongga menjelaskan bahwa bulan Zulhijjah merupakan salah satu bulan yang memiliki banyak keutamaan dan menjadi momentum bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah, dzikir, doa, serta amalan-amalan sunnah lainnya. Ia juga mengajak jamaah untuk memanfaatkan malam-malam istimewa tersebut dengan memperkuat kedekatan kepada Allah SWT.
Menurutnya, pemahaman tentang keutamaan hari-hari besar Islam perlu terus disampaikan agar masyarakat semakin termotivasi dalam meningkatkan kualitas ibadah dan kehidupan spiritual.
“Bulan Zulhijjah adalah bulan yang penuh keberkahan dan kemuliaan. Pada malam ke-8 dan ke-9, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa, dzikir, membaca takbir, tahmid, tahlil, serta memohon ampunan kepada Allah SWT. Momentum ini jangan disia-siakan karena menjadi kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah dan memperbaiki kualitas ibadah kita,” ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan penyuluhan seperti tersebut dapat terus menjadi ruang pembinaan dan penguatan keagamaan bagi masyarakat, khususnya kaum ibu yang aktif mengikuti majelis taklim.
“Kami berharap jamaah tidak hanya mengetahui amalan-amalan tersebut, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memperbanyak ibadah dan doa, hati akan menjadi lebih tenang dan kehidupan semakin dipenuhi keberkahan,” tambahnya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Para jamaah aktif mengikuti sesi tanya jawab dan diskusi keagamaan yang disampaikan selama penyuluhan berlangsung.

