Medan (Humas) — Sebagai bentuk pelayanan keagamaan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat, Penyuluh Agama Kristen Kementerian Agama Kota Medan melaksanakan kegiatan bimbingan rohani (Bimroh) kepada para tahanan di Polda Sumatera Utara, Jumat (22/05/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan spiritual guna memberikan penguatan iman, motivasi hidup, serta pengharapan bagi para tahanan selama menjalani proses hukum.
Pelaksanaan bimbingan rohani berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan. Para peserta mengikuti ibadah singkat, doa bersama, penyampaian firman Tuhan, serta penguatan moral yang bertujuan menumbuhkan semangat perubahan diri ke arah yang lebih baik.
Dalam kegiatan tersebut, Otomosi Zebua menyampaikan bahwa pelayanan rohani kepada para tahanan merupakan bagian penting dari tugas pembinaan keagamaan dan kemanusiaan. Menurutnya, setiap orang memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan membangun kehidupan yang lebih baik melalui pendekatan spiritual.
“Melalui kegiatan bimbingan rohani ini, kami ingin menghadirkan penguatan iman dan semangat baru bagi saudara-saudara kita yang sedang menjalani masa pembinaan. Firman Tuhan dapat menjadi penghiburan, sumber kekuatan, sekaligus pengingat agar mereka tetap memiliki harapan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pendekatan rohani memiliki peran penting dalam membantu membangun ketenangan batin serta kesadaran diri bagi para tahanan.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan karena pembinaan spiritual sangat dibutuhkan untuk menumbuhkan rasa penyesalan, memperbaiki sikap hidup, dan membangun semangat untuk kembali diterima dengan baik di tengah masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh hikmat. Para tahanan tampak mengikuti rangkaian bimbingan rohani dengan khusyuk dan antusias. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan nilai-nilai kasih, pengampunan, dan perubahan hidup dapat terus tumbuh dalam diri para peserta binaan.

