Penyelenggara Katolik Bersama LP3KD Audiensi dengan Walikota Medan Bahas Pelantikan dan Dukungan Pesparani

Medan (Humas) Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Kota Medan melaksanakan audiensi dengan Bapak Walikota Medan pada Jumat (22/05/2026) di Kantor Walikota Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis No. 2, Medan, Sumatera Utara. Audiensi tersebut membahas berbagai program strategis LP3KD Kota Medan dalam rangka pembinaan seni budaya liturgi dan persiapan menghadapi Pesparani Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026.

Dalam audiensi tersebut, pengurus LP3KD Kota Medan yang hadir antara lain Antonius Tumanggor, S.Sos. selaku Ketua Umum, Dr. Pinta Omastri Pandiangan, MSP. selaku Sekretaris Umum sekaligus Penyelenggara Bimas Katolik Kementerian Agama Kota Medan, Agustina Simbolon, ST., MT. selaku Bendahara Umum, serta Edison Sibagariang dan Abdon Sinaga. Kehadiran pengurus LP3KD disambut langsung oleh Bapak Walikota Medan bersama jajaran staf Pemerintah Kota Medan.

Ketua Umum LP3KD Kota Medan, Antonius Tumanggor, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bapak Walikota Medan atas waktu dan kesempatan yang diberikan kepada pengurus LP3KD untuk melaksanakan audiensi. Dalam kesempatan itu, Antonius memaparkan rencana pelantikan pengurus LP3KD Kota Medan periode 2025–2030 yang telah ditetapkan melalui SK Bapak Walikota Medan Nomor 450/15.K tanggal 28 Oktober 2025 dan direncanakan dilantik pada Juni 2026.

Selain itu, Antonius juga menyampaikan rencana pelaksanaan Festival Pesparani Kota Medan sekitar Agustus 2026 yang akan melibatkan peserta dari 13 paroki di Kota Medan. Festival tersebut direncanakan menjadi ajang pencarian bibit-bibit unggul untuk mewakili Kota Medan pada Pesparani Provinsi Sumatera Utara yang akan berlangsung di Pematang Siantar pada Oktober 2026. Ia juga memperkenalkan Paduan Suara Magnificat Medan sebagai salah satu potensi seni paduan suara yang dimiliki Kota Medan.

“Terima kasih kepada Bapak Walikota Medan yang telah menerima kami dengan baik. Kami berharap dukungan Pemerintah Kota Medan agar program LP3KD dapat berjalan dengan baik dan menjadi wadah pembinaan generasi muda Katolik di Kota Medan,” ujar Antonius Tumanggor.

Sementara itu, Dr. Pinta Omastri Pandiangan, MSP. menyampaikan apresiasi atas diterbitkannya SK kepengurusan LP3KD Kota Medan oleh Bapak Walikota Medan serta memohon kesediaan Bapak Walikota Medan untuk melantik pengurus LP3KD sesuai jadwal yang direncanakan. Ia juga berharap dukungan penuh Pemerintah Kota Medan terhadap berbagai program dan kegiatan LP3KD, termasuk pelaksanaan festival secara rutin setiap tahun dengan melibatkan dewan juri yang bersertifikat dan profesional.

“Kami berharap kegiatan LP3KD dapat terus berkembang setiap tahun sebagai wadah pembinaan iman, seni, dan karakter generasi muda Katolik. Melalui kegiatan ini kami juga berupaya mencari bibit-bibit unggul dari 13 paroki di Kota Medan,” ungkap Pinta Omastri Pandiangan.

Pada kesempatan yang sama, Pinta Omastri juga menyampaikan harapan kepada Bapak Walikota Medan terkait penyediaan kuota ASN Guru Agama Katolik di Kota Medan guna memenuhi hak peserta didik memperoleh pendidikan agama Katolik. Ia menjelaskan bahwa usulan tersebut sebelumnya juga telah dibahas bersama DPRD Kota Medan dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, dengan permohonan kuota sebanyak 34 orang atau minimal 21 orang guru ASN.

Menanggapi hal tersebut, Bapak Walikota Medan menyambut baik seluruh usulan dan program LP3KD Kota Medan. Bapak Walikota Medan menyatakan dukungannya terhadap pelantikan pengurus, pelaksanaan Festival Pesparani, serta kegiatan pembinaan yang dinilai dapat menjadi kebanggaan Kota Medan sekaligus memberi manfaat bagi generasi muda dan masyarakat, khususnya umat Katolik. Bapak Walikota Medan juga menyampaikan dukungan terhadap usulan kebutuhan ASN Guru Agama Katolik di Kota Medan.

“Kami menyambut baik program LP3KD Kota Medan dan siap mendukung kegiatan ini agar menjadi agenda yang membanggakan Kota Medan. Kami juga akan mengupayakan kebutuhan guru agama Katolik ASN demi mendukung hak peserta didik di bidang pendidikan,” kata Walikota Medan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *