Wujudkan Pemulihan, Penyuluh Kristen KUA Medan Sunggal Gelar Kunjungan Kasih di Yayasan Kiki Alam Jaya

Medan (Humas)- Dalam upaya mendukung pemulihan para residen rehabilitasi, Penyuluh Agama Kristen Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Sunggal dan Medan Perjuangan menggelar kegiatan Bimbingan Penyuluhan (BP) melalui program Kunjungan Kasih. Kegiatan spiritual ini dilaksanakan di Yayasan Kiki Alam Jaya, Jalan Seroja Raya Sudut, Medan, pada Selasa (26/5/2026).

Hadir sebagai pembicara Sindar Purba, S.Th., M.Pd. (Penyuluh KUA Medan Sunggal) bersama Drammes Lumbantobing, S.Th., M.Pd. (Penyuluh Kristen KUA Medan Perjuangan). Kegiatan ini juga mendapat sambutan hangat serta pendampingan langsung dari pihak yayasan dan tim konselor rehabilitasi.

Dalam bimbingannya, Sindar Purba membawakan materi yang menyentuh hati bertajuk “Berubah Lebih Baik dari Melupakan”. Ia menekankan bahwa proses pemulihan dari masa lalu yang kelam bukan tentang menghapus ingatan, melainkan bagaimana mengubah cara pandang hidup menjadi lebih positif dan berkenan di hadapan Tuhan.

Pesan ini diperkuat dengan kutipan nats Alkitab dari Filipi 3:13-14:”Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah merebutnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan surgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.”

Melupakan masa lalu bukan berarti kita hilang ingatan, tetapi kita memilih untuk tidak lagi terikat oleh kesalahan masa lalu tersebut. Fokus kita hari ini adalah melangkah maju, berubah menjadi pribadi yang lebih baik, dan mengarahkan pandangan kepada masa depan penuh harapan yang sudah Tuhan sediakan,” ujar Sindar Purba di hadapan para residen binaan.

Kehadiran para penyuluh ini disambut antusias oleh para residen. Pihak Yayasan Kiki Alam Jaya dan para konselor yang mendampingi turut menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kepedulian para Penyuluh Agama Kristen. Program bimbingan seperti ini dinilai sangat krusial dalam memperkuat mental dan spiritual para residen agar mampu bertahan dan bangkit kembali ke tengah masyarakat dengan karakter yang baru.

Kegiatan Kunjungan Kasih ini diakhiri dengan doa bersama untuk pemulihan total para residen binaan, dengan harapan mereka dapat menjadi agen perubahan yang berdampak positif setelah menyelesaikan masa rehabilitasi.(SP/PAI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *