Penyuluh Agama Kemenag Medan Ajak Jamaah Jadikan Al-Qur’an Pedoman Kehidupan

Medan (Humas) – Dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap kandungan Al-Qur’an serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah kehidupan bermasyarakat, Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Medan, Dewi Anggraini, S.Ag., memberikan penyuluhan Tafsir Al-Qur’an kepada jamaah pengajian Majelis Taklim Majelis Taklim Baitussholihin di Kelurahan Harjosari, Kecamatan Medan Amplas, Jumat (5/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan keagamaan yang secara rutin dilaksanakan Kementerian Agama Kota Medan untuk mendorong masyarakat tidak hanya gemar membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut diikuti puluhan ibu-ibu jamaah yang antusias menyimak materi yang disampaikan. Kehadiran penyuluh agama di tengah masyarakat merupakan bagian dari komitmen Kementerian Agama Kota Medan dalam memperkuat pembinaan keagamaan serta meningkatkan pemahaman umat terhadap ajaran Islam.

Dalam penyuluhannya, Dewi Anggraini menekankan bahwa Al-Qur’an tidak hanya dibaca untuk memperoleh pahala, tetapi juga perlu dipahami maknanya melalui kajian tafsir yang benar agar dapat menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, pemahaman terhadap tafsir Al-Qur’an akan membantu umat Islam menjalani kehidupan yang lebih terarah, bijaksana, dan sesuai dengan tuntunan syariat. Selain itu, kajian tafsir juga menjadi sarana untuk memperkuat keimanan serta meningkatkan kualitas pengamalan ajaran Islam dalam kehidupan keluarga dan masyarakat.

“Membaca Al-Qur’an mendatangkan pahala yang besar, namun memahami tafsirnya akan memberikan kita kompas dan petunjuk yang jelas dalam menjalani kehidupan sehari-hari sesuai syariat Allah SWT,” ujar Dewi Anggraini.

Ia juga mengajak para jamaah untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber nilai dan pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan di era modern. Menurutnya, pemahaman yang baik terhadap kandungan Al-Qur’an akan membantu umat Islam membangun keluarga yang harmonis dan masyarakat yang berakhlak mulia.

Pada kesempatan tersebut, Dewi Anggraini menegaskan pentingnya majelis taklim sebagai wadah pembelajaran agama yang berkelanjutan bagi masyarakat.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap jamaah tidak hanya semakin rajin membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami pesan-pesan yang terkandung di dalamnya sehingga dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Al-Qur’an harus menjadi pedoman yang hidup dalam setiap langkah dan keputusan kita,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Taklim Baitussholihin menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran perwakilan Kementerian Agama Kota Medan. Menurutnya, kegiatan pembinaan dan penyuluhan keagamaan seperti ini sangat bermanfaat serta selalu dinantikan oleh jamaah untuk menambah wawasan dan pemahaman keislaman.

Kegiatan pengajian ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif seputar hukum Islam dan tafsir ayat-ayat Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan doa bersama untuk kemaslahatan umat, kerukunan masyarakat, dan kedamaian bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *