Bekali Calon Pengantin Menuju Keluarga Sakinah, Penghulu KUA Medan Labuhan Gelar Bimbingan Pra Nikah

Medan (Humas) – Dalam upaya mewujudkan keluarga yang harmonis, tangguh, dan berkualitas, Penghulu Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Labuhan, H. Ali Bata Ritonga, Lc., M.A., memberikan bimbingan pra nikah kepada pasangan calon pengantin, Aldrian Barokah dan Ersya Gusmawarni, Selasa (09/06/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Balai Nikah KUA Kecamatan Medan Labuhan tersebut merupakan bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam memberikan pembinaan kepada calon pengantin agar memiliki kesiapan yang matang sebelum memasuki kehidupan berumah tangga. Suasana bimbingan berlangsung hangat dan interaktif, di mana kedua calon pengantin aktif berdiskusi dan menyampaikan berbagai pertanyaan terkait kehidupan keluarga.

Dalam penyampaiannya, H. Ali Bata Ritonga menjelaskan berbagai aspek penting yang harus dipahami calon pengantin, mulai dari rukun dan syarat nikah, hak dan kewajiban suami istri, hingga pentingnya membangun komunikasi yang sehat dalam keluarga.

Menurutnya, keberhasilan sebuah rumah tangga tidak hanya ditentukan oleh sahnya akad nikah, tetapi juga oleh kesiapan mental, kedewasaan sikap, serta komitmen bersama dalam menjalankan kehidupan berkeluarga.

“Pernikahan bukan sekadar menyatukan dua insan, tetapi juga menyatukan dua tanggung jawab yang harus dijalankan dengan penuh kesadaran. Suami dan istri harus saling memahami, saling menghormati, dan saling mendukung agar mampu mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa tantangan kehidupan rumah tangga akan selalu ada, sehingga pasangan suami istri perlu membekali diri dengan ilmu, kesabaran, dan kemampuan menyelesaikan persoalan secara bijaksana.

“Komunikasi yang baik menjadi salah satu kunci utama keharmonisan keluarga. Ketika muncul perbedaan pendapat, selesaikan dengan musyawarah dan saling menghargai. Jangan membiarkan masalah kecil berkembang menjadi konflik yang lebih besar,” pesannya.

Selain membahas aspek keagamaan dan hukum perkawinan, Ali Bata Ritonga juga memberikan motivasi kepada calon pengantin agar menjadikan pernikahan sebagai sarana ibadah dan jalan untuk meraih keberkahan hidup.

“Rumah tangga yang dibangun di atas nilai-nilai agama akan memiliki fondasi yang kuat. Karena itu, jadikan Al-Qur’an dan sunnah sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan berkeluarga agar setiap langkah selalu mendapat ridha Allah SWT,” tambahnya.

Sementara itu, Aldrian Barokah dan Ersya Gusmawarni menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas pembekalan yang mereka terima. Keduanya mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru yang bermanfaat sebagai bekal dalam mempersiapkan kehidupan setelah menikah.

“Bimbingan ini sangat membantu kami memahami berbagai hal yang harus dipersiapkan sebelum menikah. Kami menjadi lebih mengerti tentang tanggung jawab sebagai suami dan istri serta pentingnya membangun komunikasi yang baik dalam keluarga,” ujar mereka.

Mereka juga berharap ilmu yang diperoleh dapat menjadi pegangan dalam mewujudkan rumah tangga yang harmonis dan penuh keberkahan.

Melalui kegiatan bimbingan pra nikah ini, KUA Kecamatan Medan Labuhan terus berupaya meningkatkan kualitas pembinaan calon pengantin sebagai bagian dari program penguatan ketahanan keluarga. Diharapkan setiap pasangan yang akan menikah memiliki pemahaman yang memadai tentang kehidupan berumah tangga sehingga mampu membangun keluarga yang kokoh, harmonis, dan menjadi teladan di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *