Penyuluh KUA Medan Amplas Ingatkan Bahaya Judi Online di Tengah Masyarakat

Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Amplas, Harun Arrasid, Lc., memberikan bimbingan dan penyuluhan agama (Bimluh) kepada jamaah Majelis Taklim Nurul Ihsan di Jalan Garu III, Rabu malam (10/06/2026). Kegiatan yang berlangsung di rumah salah seorang jamaah tersebut diikuti oleh sekitar 10 orang anggota majelis taklim dan masyarakat sekitar yang secara rutin mengikuti pembinaan keagamaan.

Dalam suasana yang penuh keakraban dan kekeluargaan, Harun Arrasid menyampaikan materi tentang bahaya perjudian dalam berbagai bentuknya, baik perjudian konvensional maupun perjudian berbasis digital yang kini semakin mudah diakses melalui perangkat telepon genggam dan media internet.

Ia menjelaskan bahwa perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat di satu sisi memberikan banyak manfaat bagi kehidupan masyarakat, namun di sisi lain juga membuka peluang munculnya berbagai bentuk kemaksiatan, salah satunya perjudian online yang saat ini semakin marak dan menyasar berbagai kalangan, termasuk generasi muda.

“Judi, baik online maupun offline, merupakan perbuatan yang dilarang dalam agama Islam. Tidak ada keuntungan yang hakiki dari perjudian. Yang ada justru kerugian, baik secara ekonomi, sosial, maupun spiritual. Banyak orang yang awalnya hanya mencoba, tetapi akhirnya terjerumus dan mengalami kerugian yang besar,” ujar Harun Arrasid.

Menurutnya, praktik perjudian tidak hanya merugikan pelakunya secara finansial, tetapi juga berdampak luas terhadap kehidupan keluarga dan lingkungan sosial. Tidak sedikit kasus yang berawal dari kebiasaan berjudi kemudian berujung pada konflik rumah tangga, terlilit utang, hilangnya keharmonisan keluarga, bahkan memicu tindakan kriminal.

Dalam penyampaiannya, Harun mengingatkan jamaah bahwa larangan berjudi telah ditegaskan oleh Allah SWT dalam Al-Qur’an Surat Al-Maidah ayat 90 dan 91. Dalam ayat tersebut, perjudian disebut sebagai perbuatan keji dan termasuk perbuatan setan yang dapat menimbulkan permusuhan di antara manusia serta melalaikan mereka dari mengingat Allah SWT dan melaksanakan salat.

“Allah SWT telah memberikan peringatan yang sangat jelas tentang bahaya judi. Karena itu, sebagai umat Islam kita harus menjauhinya dan tidak memberikan ruang bagi praktik-praktik perjudian tumbuh di lingkungan kita,” katanya.

Harun juga menyoroti masih adanya praktik perjudian konvensional seperti togel yang kembali marak di sejumlah wilayah. Menurutnya, fenomena tersebut harus menjadi perhatian bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, dan para orang tua, agar dapat melakukan langkah-langkah pencegahan sejak dini.

“Belakangan ini kita melihat praktik togel kembali tumbuh di tengah masyarakat. Kondisi ini tentu memprihatinkan. Kita berharap masyarakat semakin sadar untuk menjauhi segala bentuk perjudian dan memilih jalan mencari rezeki yang halal, karena keberkahan hidup tidak diperoleh dari cara-cara yang dilarang agama,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia mengajak jamaah untuk memperkuat keimanan, meningkatkan kualitas ibadah, serta membiasakan diri mencari penghasilan melalui usaha yang halal dan diridhai Allah SWT. Menurutnya, ketenangan hidup dan kebahagiaan keluarga akan lebih mudah diraih apabila rezeki yang diperoleh berasal dari sumber yang baik dan berkah.

Kegiatan bimbingan dan penyuluhan agama tersebut berlangsung dengan penuh perhatian dari para jamaah. Sejumlah peserta juga aktif menyampaikan pertanyaan dan pengalaman yang mereka temui di lingkungan sekitar terkait maraknya perjudian online.

Di akhir kegiatan, Harun Arrasid mengajak seluruh jamaah untuk menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing dengan memberikan edukasi kepada keluarga dan masyarakat tentang bahaya perjudian serta pentingnya menjaga nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan Bimluh ini, KUA Kecamatan Medan Amplas berharap masyarakat semakin memahami dampak buruk perjudian dan memiliki kesadaran untuk menjauhinya, sehingga tercipta lingkungan yang aman, harmonis, dan penuh keberkahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *