Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan tersebut mengangkat tema “Keutamaan di Bulan Muharram”. Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman jamaah mengenai keistimewaan bulan Muharram sebagai salah satu bulan mulia dalam Islam serta mendorong peningkatan kualitas ibadah dan amal kebajikan.
Dalam penyampaiannya, Nita Lamongga menjelaskan bahwa bulan Muharram memiliki banyak keutamaan yang dapat menjadi momentum bagi umat Islam untuk memperbanyak amal saleh, memperkuat keimanan, serta melakukan introspeksi diri dalam menyambut tahun baru Hijriah.
“Bulan Muharram merupakan salah satu bulan yang dimuliakan Allah SWT. Oleh karena itu, mari kita manfaatkan momentum ini dengan memperbanyak ibadah, memperkuat silaturahmi, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperbaiki kualitas diri agar menjadi pribadi yang lebih baik di tahun yang baru,” ujar Nita Lamongga.
Ia juga mengajak jamaah untuk menjadikan nilai-nilai yang terkandung dalam peringatan Tahun Baru Islam sebagai inspirasi dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam membangun keluarga yang harmonis dan masyarakat yang rukun.
Menurutnya, semangat hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan tempat, tetapi juga perubahan menuju kehidupan yang lebih baik, baik dalam hubungan dengan Allah SWT maupun hubungan dengan sesama manusia.
“Hijrah yang sesungguhnya adalah meninggalkan hal-hal yang kurang baik menuju perilaku yang diridhai Allah SWT. Semangat inilah yang perlu terus kita hidupkan dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Para jamaah mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif berdiskusi mengenai berbagai amalan yang dianjurkan selama bulan Muharram. Melalui kegiatan penyuluhan ini diharapkan masyarakat semakin memahami ajaran Islam secara komprehensif serta mampu mengamalkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

