Coaching Core Value BerAKHLAK Perkuat Kompetensi PNS Baru Kemenag Medan

Medan (Humas) — Dalam upaya membentuk aparatur yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pelayanan, Kantor Kementerian Agama Kota Medan menggelar kegiatan Coaching Perilaku Nilai-Nilai Dasar (Core Value) BerAKHLAK bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) formasi tahun 2024, Rabu (17/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kemenag Kota Medan ini diikuti oleh enam PNS yang baru dilantik dari berbagai formasi jabatan sebagai bagian dari penguatan karakter dan budaya kerja ASN sejak awal masa pengabdian.

Coaching yang difasilitasi oleh Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan (BDK) Medan tersebut menghadirkan H. Rahmansyah Ritonga, S.E.Ak., M.AP. sebagai coach. Melalui kegiatan ini, para peserta dibekali pemahaman mengenai pentingnya menginternalisasikan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK ke dalam pola pikir, sikap, dan perilaku kerja sehingga mampu diwujudkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Peserta coaching terdiri atas enam PNS yang berasal dari formasi Penyuluh Agama Buddha Ahli Pertama, Pranata Hubungan Masyarakat Ahli Pertama, Statistisi Ahli Pertama, Penghulu Ahli Pertama, dan Pranata Keuangan APBN Terampil. Mereka diharapkan menjadi ASN yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki karakter pelayanan yang kuat sesuai dengan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Dr. H. Impun Siregar, MA menyampaikan bahwa kegiatan coaching menjadi sarana penting untuk membentuk karakter ASN yang profesional dan berintegritas sejak awal masa pengabdian sebagai aparatur negara. Menurutnya, ASN yang baru bergabung di lingkungan Kementerian Agama perlu memiliki pemahaman yang utuh mengenai nilai-nilai dasar ASN sebagai bekal dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

“PNS yang baru dilantik tidak hanya dituntut menguasai tugas teknis sesuai jabatannya, tetapi juga harus memahami dan menginternalisasi nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi dalam memberikan pelayanan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” ujar Impun Siregar.

Ia menambahkan bahwa penguatan karakter melalui coaching menjadi investasi penting dalam membentuk aparatur yang mampu menjawab tuntutan pelayanan publik yang semakin dinamis. Karena itu, para peserta diharapkan mampu menerjemahkan nilai-nilai BerAKHLAK ke dalam perilaku kerja yang nyata sehingga dapat memberikan manfaat bagi organisasi dan masyarakat.

“Saya berharap coaching ini tidak berhenti pada pemahaman teori semata, tetapi benar-benar diwujudkan dalam perilaku kerja sehari-hari. ASN Kementerian Agama harus menjadi teladan dalam integritas, etika pelayanan, dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara,” tambahnya.

Sementara itu, Coach H. Rahmansyah Ritonga menegaskan pentingnya pemahaman dan internalisasi nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK sebagai landasan dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai aparatur negara. Ia menjelaskan bahwa nilai-nilai tersebut tidak cukup hanya diketahui, tetapi harus tertanam dalam diri setiap ASN dan menjadi pedoman dalam bekerja maupun berinteraksi di tengah masyarakat.

“Core Value ASN BerAKHLAK ini harus menyentuh dan diinternalisasikan ke dalam diri serta pikiran setiap ASN. Nilai-nilai dasar tersebut harus dipahami dengan baik dan diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam menjalankan tugas kedinasan maupun dalam bermasyarakat,” kata Rahmansyah Ritonga.

Menurutnya, keberhasilan penerapan nilai-nilai dasar ASN tidak hanya diukur dari sejauh mana ASN memahami konsep BerAKHLAK, tetapi juga dari kemampuannya menghadirkan nilai-nilai tersebut dalam sikap, perilaku, dan kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Dengan demikian, ASN dapat menjadi pribadi yang profesional, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi organisasi maupun lingkungan sosialnya.

Kegiatan coaching berlangsung secara interaktif melalui diskusi, refleksi, dan penguatan komitmen peserta untuk mengimplementasikan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK dalam lingkungan kerja masing-masing. Melalui kegiatan ini, diharapkan para PNS baru Kementerian Agama Kota Medan semakin siap menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara profesional serta berkontribusi dalam mewujudkan Kementerian Agama yang berdampak bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *