Kepala KUA Medan Denai Sampaikan Takziah, Doakan Husnul Khatimah dan Ketabahan Keluarga

Medan (Humas) – Suasana duka menyelimuti keluarga besar Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Denai atas wafatnya Hj. Masdelina Hutasuhut, ibunda dari Mukhtar Ali Siregar, salah seorang staf KUA Kecamatan Medan Denai. Almarhumah wafat pada Ahad (2/8/2026) pukul 14.30 WIB di Rumah Sakit Madani dalam usia 74 tahun.

Rumah duka beralamat di Jalan Bromo, Lorong Syukri No. 15, Medan. Jenazah terlebih dahulu disalatkan di Masjid Al-Ihsan sebelum diberangkatkan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jalan Halat untuk dimakamkan. Prosesi pemakaman berlangsung dengan khidmat dan dihadiri keluarga, kerabat, tetangga, sahabat, serta jajaran KUA Kecamatan Medan Denai yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir dan menguatkan keluarga yang ditinggalkan.

Rangkaian acara diawali oleh Hanafi selaku protokol. Selanjutnya, perwakilan keluarga, H. Saiful Bahri Hutasuhut, menyampaikan riwayat singkat kehidupan almarhumah sekaligus mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelayat yang telah hadir, memberikan doa, bantuan, serta dukungan moril kepada keluarga selama masa duka.

Mewakili masyarakat sekitar, Bang Ipan turut menyampaikan ungkapan belasungkawa. Ia mengajak seluruh pelayat untuk menjadikan musibah ini sebagai pengingat bahwa setiap manusia akan kembali kepada Allah SWT serta memperbanyak doa bagi almarhumah. Menurutnya, kebersamaan dan kepedulian antarsesama menjadi kekuatan bagi keluarga yang sedang menghadapi cobaan.

Prosesi pelepasan jenazah dipimpin oleh Ahmad Yani sebelum iring-iringan menuju TPU Jalan Halat. Suasana haru menyelimuti prosesi tersebut ketika keluarga dan para pelayat mengiringi kepergian almarhumah dengan lantunan doa.

Pada kesempatan itu, Kepala KUA Kecamatan Medan Denai, H. Yakhman Hulu, S.Ag., M.I.Kom., menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya ibunda dari salah seorang staf KUA Medan Denai. Ia menegaskan bahwa kehadiran keluarga besar KUA merupakan bentuk empati dan kebersamaan dalam menghadapi musibah.

“Atas nama keluarga besar KUA Kecamatan Medan Denai, kami menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Hj. Masdelina Hutasuhut. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau, mengampuni segala khilafnya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, khususnya Bapak Mukhtar Ali Siregar, semoga Allah SWT menganugerahkan kesabaran, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini,” ujar H. Yakhman Hulu.

Ia juga mengingatkan bahwa setiap insan pasti akan kembali kepada Allah SWT sebagaimana firman-Nya, “Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji‘ūn” (Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nya kami kembali). Menurutnya, momentum takziah hendaknya menjadi pengingat bagi setiap muslim untuk senantiasa memperbanyak amal saleh, menjaga silaturahmi, serta saling menguatkan ketika saudara seiman sedang ditimpa musibah.

“Kehadiran kita hari ini bukan hanya sebagai bentuk penghormatan kepada almarhumah, tetapi juga sebagai wujud persaudaraan dan kepedulian. Semoga kebersamaan seperti ini terus terpelihara di tengah keluarga besar Kementerian Agama maupun di lingkungan masyarakat,” tambahnya.

Kehadiran jajaran KUA Kecamatan Medan Denai dalam prosesi takziah mencerminkan nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan solidaritas sebagai bagian dari keluarga besar Kementerian Agama. Dukungan moral yang diberikan diharapkan dapat menjadi penguat bagi keluarga yang ditinggalkan dalam menghadapi masa-masa duka.

Semoga Allah SWT menerima almarhumah Hj. Masdelina Hutasuhut dengan limpahan rahmat dan ampunan-Nya, menjadikan kuburnya sebagai taman dari taman-taman surga, serta memberikan kesabaran, kekuatan, dan keikhlasan kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan. Aamiin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *