Medan (Humas) — Tiga Penghulu Ahli Pertama Kantor Kementerian Agama Kota Medan mengikuti kegiatan Pembinaan Pegawai Jabatan Fungsional (JF) Penghulu Formasi Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia secara hybrid, Senin (6/7/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta pemahaman regulasi kepegawaian bagi Penghulu Formasi Tahun 2025 guna mendukung peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.
Bagi peserta dari luar Provinsi DKI Jakarta, pembinaan dilaksanakan secara daring dan dipusatkan di kantor Kementerian Agama kabupaten/kota masing-masing. Kegiatan menghadirkan narasumber dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam yang memberikan penguatan mengenai regulasi Jabatan Fungsional Penghulu, pengembangan kompetensi, serta arah kebijakan pembinaan kepegawaian.
Salah seorang peserta, Penghulu Ahli Pertama Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Muhammad Khoir Simamora, menyampaikan bahwa pembinaan tersebut menjadi sarana penting untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalisme penghulu dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, perkembangan regulasi dan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang menuntut setiap penghulu untuk senantiasa meningkatkan kompetensi, integritas, serta kualitas pelayanan agar mampu menjalankan tugas secara optimal.
“Pembinaan ini menjadi bekal yang sangat penting bagi kami sebagai Penghulu Formasi Tahun 2025. Selain memperdalam pemahaman mengenai regulasi jabatan fungsional, kegiatan ini juga memperkuat kompetensi dan profesionalisme agar kami mampu memberikan pelayanan pencatatan nikah, bimbingan keluarga, serta layanan keagamaan lainnya secara optimal, sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Muhammad Khoir Simamora.

Ia menambahkan bahwa penghulu tidak hanya dituntut memahami aspek administrasi dan regulasi, tetapi juga harus mampu menjadi pembimbing umat yang memberikan edukasi serta pendampingan kepada masyarakat dalam mewujudkan keluarga yang harmonis dan berkualitas.
“Melalui pembinaan ini, kami semakin termotivasi untuk terus meningkatkan kapasitas diri, menjaga integritas, serta menghadirkan pelayanan yang cepat, tepat, dan humanis. Harapannya, kehadiran penghulu dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah,” tambahnya.
Dengan penguatan kompetensi dan pemahaman regulasi yang diperoleh, ketiga Penghulu Ahli Pertama Kementerian Agama Kota Medan diharapkan semakin optimal dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pelayan masyarakat. Profesionalisme, integritas, dan kualitas layanan yang terus ditingkatkan diharapkan mampu menghadirkan pelayanan keagamaan yang semakin responsif, akuntabel, serta berdampak bagi terwujudnya keluarga sakinah dan masyarakat yang harmonis.

