Penyuluh Agama Katolik KUA Medan Sunggal Kunjungan ke YPD Dwituna Harapan Baru

Medan (Humas) – Penyuluh Agama Katolik KUA Medan Sunggal, Roni Antonius Sitanggang, melaksanakan kunjungan ke Yayasan Pendidikan Dwituna Harapan Baru pada Senin, 6 Juli 2026, pukul 13.00 WIB. Kegiatan tersebut berlangsung di Yayasan Pendidikan Dwituna Harapan Baru yang beralamat di Jl. Sei Batang Serangan No. 7, Kecamatan Medan Baru, sebagai bagian dari upaya membangun sinergi pelayanan di bidang pembinaan keagamaan.

Dalam kunjungan tersebut, Roni Antonius Sitanggang didampingi oleh sesama Penyuluh Agama Katolik, yaitu Zetra Hasil Saragih, Hamma Sitohang, Demaran Sigiro, dan Leonhard Hutagalung. Kehadiran para penyuluh disambut dengan baik oleh pihak yayasan, yang selama ini berkomitmen memberikan layanan pendidikan bagi peserta didik berkebutuhan khusus, khususnya penyandang tunanetra di Sekolah Luar Biasa (SLB).

Pertemuan ini membahas rencana kerja sama antara Bimas Katolik dengan Yayasan Pendidikan Dwituna Harapan Baru dalam penyelenggaraan bimbingan rohani bagi peserta didik berkebutuhan khusus. Melalui kerja sama tersebut, diharapkan para peserta didik memperoleh pendampingan spiritual yang mampu memperkuat iman, membangun karakter, serta menumbuhkan rasa percaya diri dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Dalam kesempatan itu, Roni Antonius Sitanggang menyampaikan bahwa pelayanan kepada peserta didik berkebutuhan khusus merupakan bagian dari panggilan Gereja dan tanggung jawab bersama untuk menghadirkan kasih Allah tanpa membedakan kondisi fisik maupun latar belakang seseorang. Oleh karena itu, sinergi antara Bimas Katolik dan lembaga pendidikan diharapkan dapat menghadirkan pelayanan rohani yang inklusif, berkesinambungan, dan menyentuh kebutuhan peserta didik.

Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin hubungan kerja sama yang baik antara Bimas Katolik dan Yayasan Pendidikan Dwituna Harapan Baru dalam memberikan bimbingan rohani kepada peserta didik tunanetra. Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendukung pembentukan pribadi yang beriman, mandiri, dan memiliki semangat untuk terus berkembang sesuai dengan potensi yang dimiliki.(RAS/PAI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *