Medan (Humas) – Penyelenggara Katolik Kementerian Agama Kota Medan, Dr. Pinta Omastri Pandiangan, MSP., bersama para Penyuluh Agama Katolik Kota Medan menghadiri Rapat Koordinasi Seksi Lomba Pesparani Kota Medan yang diselenggarakan oleh Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Kota Medan, Senin (6/7/2026), di Sekretariat LP3KD Kota Medan, Jalan Karya Masjid Ujung, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat.
Kehadiran Penyelenggara Katolik bersama para penyuluh, yakni Roni Antonius Sitanggang, Marulam Nainggolan, Hamma Sitohang, dan Zetra Hail Saragih, menjadi wujud komitmen Kementerian Agama Kota Medan dalam memperkuat sinergi dengan LP3KD untuk menyukseskan penyelenggaraan Pesparani Kota Medan Tahun 2026 sebagai ajang pembinaan iman, pengembangan seni liturgi, dan penguatan persaudaraan umat Katolik.
Rapat koordinasi yang berlangsung mulai pukul 15.00 WIB tersebut difokuskan pada pemantapan kesiapan Seksi Lomba. Berbagai aspek teknis dibahas secara mendalam, mulai dari penyusunan mekanisme perlombaan, pembagian tugas kepanitiaan, koordinasi antarbidang, hingga langkah-langkah strategis guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, profesional, dan sesuai dengan tujuan penyelenggaraan Pesparani.
Turut hadir dalam rapat tersebut Ketua Panitia Pesparani Kota Medan Edison Sibagariang, Wakil Ketua Panitia Maniur Rumapea, serta anggota Seksi Lomba Tiurmaida Simanullang dan Albertus Kwuta. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh semangat kebersamaan, ditandai dengan diskusi konstruktif untuk menyatukan persepsi dan memperkuat koordinasi antarpanitia.
Dalam arahannya, Pinta Omastri Pandiangan menegaskan bahwa keberhasilan Pesparani tidak hanya ditentukan oleh kualitas peserta, tetapi juga oleh soliditas panitia dalam menjalankan setiap tahapan persiapan.
“Pesparani merupakan momentum pembinaan iman sekaligus wadah pengembangan talenta umat Katolik. Karena itu, koordinasi yang solid, komunikasi yang efektif, dan semangat kolaborasi harus terus dijaga agar seluruh proses pelaksanaan berjalan tertib, profesional, dan memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh peserta,” ujarnya.
Ia juga berharap seluruh unsur panitia dapat bekerja dengan penuh tanggung jawab, saling mendukung, dan mengedepankan semangat pelayanan demi suksesnya penyelenggaraan Pesparani Kota Medan Tahun 2026.
Sementara itu, Ketua Panitia Pesparani Kota Medan, Edison Sibagariang, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang terus diberikan oleh Penyelenggara Bimas Katolik Kementerian Agama Kota Medan beserta jajaran penyuluh. Menurutnya, sinergi yang terbangun menjadi modal penting dalam mewujudkan penyelenggaraan Pesparani yang berkualitas.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan dan keterlibatan aktif Kementerian Agama Kota Medan dalam setiap tahapan persiapan. Dengan koordinasi yang berkelanjutan, kami optimistis seluruh panitia dapat bekerja secara terpadu sehingga Pesparani Kota Medan 2026 dapat berlangsung sukses, tertib, dan menjadi sarana pembinaan iman yang membawa manfaat bagi umat Katolik,” ungkap Edison.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh perangkat kepanitiaan semakin siap menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Sinergi antara LP3KD Kota Medan, Kementerian Agama Kota Medan, dan seluruh panitia diharapkan mampu menghadirkan Pesparani Kota Medan Tahun 2026 yang tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam pembinaan iman, pelestarian seni liturgi, serta penguatan persaudaraan umat Katolik di Kota Medan.

