Rashdul Kiblat, Penyuluh KUA Medan Sunggal Ingatkan Pentingnya Ketepatan Arah Salat di Masjid Islamiyah

Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Sunggal, Paidi, S.Ag., menyampaikan khutbah Jumat dengan tema Rashdul Kiblat di Masjid Islamiyah, Jalan Mushola Nomor 13, Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal, Jumat (10/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Ketua BKM H. Misdi, Bendahara Waslian, Bidang Imarah Setiardjo, M. Dahyan, serta ratusan jamaah yang mengikuti pelaksanaan Salat Jumat.

Dalam khutbahnya, Paidi menjelaskan bahwa menghadap kiblat merupakan salah satu syarat sah salat yang tidak boleh diabaikan. Ia mengutip firman Allah SWT dalam Surah Al-Baqarah ayat 150 yang memerintahkan umat Islam agar menghadapkan wajah ke arah Masjidil Haram ketika melaksanakan salat. Menurutnya, ketepatan arah kiblat menjadi bagian dari kesempurnaan ibadah yang harus terus dijaga oleh setiap masjid dan umat Islam.

Paidi juga menyampaikan bahwa saat ini Kementerian Agama Republik Indonesia tengah menggalakkan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya akurasi arah kiblat. Melalui gerakan tersebut, diharapkan seluruh masjid dan musala dapat memastikan kembali arah kiblatnya sesuai hasil pengukuran yang benar.
“Menghadap kiblat adalah syarat sah salat sebagaimana diperintahkan Allah SWT dalam Al-Qur’an. Karena itu, setiap muslim perlu memastikan arah kiblatnya sudah tepat agar ibadah salat yang dilaksanakan benar sesuai tuntunan syariat,” ujar Paidi dalam khutbahnya.

Lebih lanjut, Paidi mengingatkan jamaah agar tidak menganggap remeh persoalan arah kiblat. Menurutnya, perkembangan teknologi dan metode pengukuran saat ini sangat membantu dalam memastikan arah kiblat secara akurat sehingga tidak ada alasan untuk mengabaikan ketentuan tersebut. Ia juga mengajak pengurus masjid untuk secara berkala melakukan pengecekan arah kiblat sebagai bentuk ikhtiar menjaga kualitas ibadah jamaah.

Pada sesi dialog setelah pelaksanaan Salat Jumat, Ketua BKM Masjid Islamiyah, Misdi, menyampaikan bahwa pembangunan Masjid Islamiyah saat ini masih terus berlangsung. Ia mengajak kaum muslimin yang memiliki kemampuan rezeki untuk ikut berpartisipasi melalui wakaf maupun infak guna mendukung penyelesaian pembangunan rumah ibadah tersebut. “Kami mengajak kaum muslimin yang ingin mewakafkan sebagian hartanya untuk pembangunan Masjid Islamiyah agar dapat menghubungi pengurus BKM. Semoga menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir,” ungkap Misdi.

Khutbah Jumat yang disampaikan Penyuluh Agama Islam KUA Medan Sunggal menegaskan bahwa ketepatan arah kiblat merupakan syarat penting dalam sahnya salat. Melalui edukasi tentang Rashdul Kiblat dan dukungan terhadap Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat, diharapkan masyarakat semakin peduli terhadap akurasi arah kiblat sekaligus meningkatkan kepedulian dalam memakmurkan masjid, termasuk mendukung pembangunan Masjid Islamiyah melalui wakaf dan infak.(Paidi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *