Penyuluh Agama Kemenag Medan Berikan Penguatan Rohani bagi Lansia di Yayasan Guna Budi Bakti

Medan (Humas) – Penyuluh Agama Katolik dan Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kota Medan bersinergi memberikan pembinaan dan penguatan rohani kepada para lanjut usia (lansia) penghuni Yayasan Guna Budi Bakti, Jalan KL. Yos Sudarso Km. 16 No. 14, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, Rabu (8/7/2026).

Kegiatan yang diikuti para opa dan oma penghuni yayasan tersebut menjadi wujud kepedulian Kementerian Agama Kota Medan dalam menghadirkan pelayanan keagamaan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat, termasuk para lansia yang membutuhkan pendampingan spiritual agar tetap memiliki pengharapan, ketenangan, dan sukacita dalam menjalani kehidupan.

Penyuluhan rohani dilaksanakan dalam bentuk Ibadat Sabda dengan mengangkat bacaan Injil Matius 10:1–7 bertema “Pergilah, Kerajaan Surga Sudah Dekat.” Tema tersebut mengajak umat untuk senantiasa menghadirkan kasih Allah melalui kehidupan sehari-hari serta tetap setia menjalankan panggilan iman dalam setiap tahap kehidupan.

Kegiatan dihadiri oleh Penyuluh Agama Katolik Leonhard Hutagalung, Demaran Sigiro, dan Zetra Hail Saragih, bersama Penyuluh Agama Kristen Tiurma Butar Butar, S.Th. dan Natalina Hutagalung, S.PAK. Kolaborasi lintas pembinaan ini menjadi wujud semangat kebersamaan dalam memberikan pelayanan keagamaan kepada masyarakat.

Dalam pelaksanaan ibadat, Demaran Sigiro bertindak sebagai pemimpin ibadat sekaligus memimpin doa bersama. Suasana ibadat berlangsung khidmat dan penuh sukacita dengan iringan pujian yang dibawakan oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) yang sedang melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL), sehingga para lansia mengikuti seluruh rangkaian ibadat dengan penuh penghayatan.

Renungan disampaikan oleh Leonhard Hutagalung yang mengajak para lansia untuk tetap memiliki pengharapan, semangat hidup, dan keyakinan bahwa Tuhan senantiasa menyertai setiap perjalanan kehidupan umat-Nya.

“Usia lanjut bukanlah akhir dari kesempatan untuk terus bertumbuh dalam iman. Justru pada masa ini kita diajak semakin dekat dengan Tuhan, memelihara pengharapan, dan menjadi teladan dalam kesabaran, kasih, serta keteguhan iman. Tuhan tidak pernah meninggalkan umat-Nya dan senantiasa menyertai setiap langkah kehidupan kita,” ujar Leonhard.

Ia menambahkan bahwa pelayanan kepada para lansia merupakan bagian penting dari tugas penyuluh agama dalam menghadirkan penghiburan, penguatan spiritual, dan semangat hidup bagi mereka yang telah memasuki usia senja.

“Melalui Sabda Tuhan, kami berharap para opa dan oma tetap merasakan damai sejahtera, sukacita, dan kasih Tuhan dalam setiap hari kehidupan mereka. Kehadiran kami bukan hanya untuk melaksanakan ibadat, tetapi juga memberikan perhatian, pendampingan, dan penguatan agar mereka tetap menjalani hidup dengan penuh harapan,” tambahnya.

Selama kegiatan berlangsung, para penghuni yayasan mengikuti ibadat dengan penuh antusias. Suasana hangat, doa bersama, pujian, serta kebersamaan yang terjalin memberikan semangat baru bagi para lansia untuk terus menjalani kehidupan dengan iman yang teguh dan hati yang penuh syukur.

Melalui kegiatan ini, Penyuluh Agama Katolik dan Penyuluh Agama Kristen Kementerian Agama Kota Medan terus memperkuat sinergi dalam menghadirkan pelayanan keagamaan yang inklusif dan humanis. Pembinaan rohani yang dilaksanakan secara berkelanjutan diharapkan mampu memperkuat iman, menumbuhkan semangat hidup, serta menghadirkan sukacita dan penghiburan bagi para lansia sebagai bagian dari komitmen Kementerian Agama Kota Medan dalam melayani seluruh lapisan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *