Medan (Humas) – Kementerian Agama Kota Medan terus berkomitmen menghadirkan pembinaan keagamaan yang menyentuh berbagai lapisan masyarakat melalui peran aktif para penyuluh agama. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelayanan ibadah yang dilaksanakan Penyuluh Agama Kristen Kementerian Agama Kota Medan di Kantor Denpom dan Zidam I/Bukit Barisan, Jalan Letjen Suprapto No. 4, Kelurahan Hamdan, Kecamatan Medan Maimun, Jumat (10/7/2026).
Pelayanan ibadah berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh personel serta jemaat yang hadir dengan penuh sukacita. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan rohani yang rutin dilaksanakan untuk memperkuat iman, membangun karakter, serta menumbuhkan semangat pengabdian kepada Tuhan dan sesama dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Pada kesempatan tersebut, Penyuluh Agama Kristen Kementerian Agama Kota Medan, Pdt. Daminta Berutu, S.Th., menyampaikan firman Tuhan yang diambil dari Mazmur 46:1 dengan mengajak seluruh jemaat untuk senantiasa menaruh pengharapan kepada Tuhan di tengah berbagai tantangan kehidupan.
Dalam khotbahnya, Pdt. Daminta Berutu menjelaskan bahwa Mazmur 46:1 mengandung pesan tentang penyertaan Allah yang senantiasa hadir sebagai tempat perlindungan dan sumber kekuatan bagi setiap orang percaya. Menurutnya, iman yang teguh akan memberikan ketenangan hati, keberanian, dan keyakinan bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan umat-Nya dalam setiap pergumulan.
“Mazmur 46 ayat 1 mengingatkan kita bahwa Allah adalah tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong yang selalu hadir dalam setiap kesesakan. Karena itu, jangan pernah kehilangan iman ketika menghadapi persoalan hidup. Justru melalui setiap tantangan, kita diajak untuk semakin dekat kepada Tuhan, tetap berharap kepada-Nya, dan percaya bahwa Dia akan memberikan kekuatan serta jalan keluar pada waktu yang tepat,” ujar Pdt. Daminta Berutu.
Ia juga mengajak seluruh jemaat agar tidak hanya menjadi pendengar firman, tetapi mampu menghidupi nilai-nilai kasih, kesetiaan, dan pengharapan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, iman yang kokoh akan tercermin melalui sikap saling mengasihi, melayani, serta menjaga persaudaraan dan kerukunan di tengah masyarakat yang majemuk.
“Ketika kita menjadikan Tuhan sebagai sumber kekuatan, kita akan mampu menghadapi setiap tantangan dengan hati yang tenang dan penuh pengharapan. Marilah kita menjadi pribadi yang membawa damai, menunjukkan kasih kepada sesama, dan tetap setia menjalankan tanggung jawab yang Tuhan percayakan kepada kita,” tambahnya.
Melalui kegiatan pembinaan rohani ini, Kementerian Agama Kota Medan terus mendorong para penyuluh agama untuk hadir di tengah masyarakat sebagai pembimbing spiritual yang memberikan penguatan iman dan motivasi dalam menjalani kehidupan. Kehadiran penyuluh diharapkan mampu memperkokoh kehidupan beragama, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan nilai-nilai toleransi, kasih, dan kerukunan di tengah masyarakat, sejalan dengan semangat Kemenag Berdampak dalam menghadirkan pembinaan keagamaan yang memberikan manfaat nyata bagi umat.

