Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Medan terus mengoptimalkan pembinaan keagamaan kepada masyarakat melalui kegiatan bimbingan dan penyuluhan (Bimluh). Salah satunya dilaksanakan oleh Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Belawan, Lela Hamidah, S.Ag., bersama jamaah Majelis Taklim Al Muhajirin di Blok 23, Kelurahan Pulau Sicanang, Kecamatan Medan Belawan, pada Rabu (22/7/2026). Kegiatan tersebut mengangkat tema “Keutamaan Berdoa dalam QS. Ghafir Ayat 60.”
Dalam penyampaiannya, Lela Hamidah menjelaskan bahwa doa merupakan bentuk ibadah yang mencerminkan ketergantungan seorang hamba kepada Allah SWT. Ia mengutip firman Allah dalam QS. Ghafir ayat 60, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu,” sebagai pengingat bahwa Allah senantiasa membuka pintu bagi hamba-Nya yang memohon dengan penuh keikhlasan. Jamaah mengikuti materi dengan khusyuk dan penuh antusias.
Lela Hamidah mengatakan bahwa seorang muslim hendaknya membiasakan diri untuk selalu berdoa, baik ketika memperoleh nikmat maupun saat menghadapi berbagai ujian kehidupan. Menurutnya, doa harus disertai ikhtiar, tawakal, serta keyakinan bahwa Allah SWT akan memberikan yang terbaik pada waktu yang paling tepat. “Doa adalah bukti bahwa kita menyadari segala kekuatan dan pertolongan hanya berasal dari Allah SWT. Karena itu, jangan pernah merasa cukup tanpa berdoa, sebab Allah mencintai hamba yang senantiasa memohon kepada-Nya dengan penuh keyakinan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa sikap enggan berdoa karena merasa tidak membutuhkan pertolongan Allah merupakan bentuk kesombongan yang harus dihindari oleh setiap muslim. Lela Hamidah mengajak jamaah untuk menjadikan doa sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari agar hati senantiasa tenang dan dekat dengan Allah SWT. “Mari kita perbanyak doa dalam setiap keadaan, karena doa bukan hanya permohonan, tetapi juga ibadah yang menguatkan keimanan, menghadirkan ketenangan, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT,” katanya.
Kegiatan bimbingan dan penyuluhan berlangsung dalam suasana yang hangat, interaktif, dan penuh kekeluargaan. Para jamaah Majelis Taklim Al Muhajirin mengikuti penyampaian materi dengan antusias serta memanfaatkan sesi diskusi untuk memperdalam pemahaman mengenai adab dan keutamaan berdoa dalam Islam. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama memohon keberkahan, kesehatan, dan perlindungan Allah SWT bagi seluruh jamaah.
Kegiatan Bimluh ini menjadi bagian dari komitmen Kementerian Agama Kota Medan dalam menghadirkan layanan pembinaan keagamaan yang berkesinambungan kepada masyarakat. Melalui peran aktif Penyuluh Agama Islam, diharapkan kesadaran masyarakat untuk memperbanyak doa, memperkuat keimanan, dan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari semakin meningkat. Dengan demikian, nilai-nilai Islam dapat terus membumi dan menjadi pedoman dalam mewujudkan kehidupan yang religius, damai, dan penuh keberkahan.

