Medan (Humas) – MTsN 2 Medan melaksanakan Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar) pada Kamis (30/7/2026) di Laboratorium Komputer MTsN 2 Medan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program evaluasi pendidikan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk memotret kualitas lingkungan belajar di setiap satuan pendidikan. Pelaksanaan Sulingjar diikuti oleh kepala madrasah dan para guru yang telah ditetapkan sebagai responden. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan penuh kesungguhan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan didampingi oleh proktor serta teknisi madrasah.
Sebelum pengisian survei dimulai, peserta terlebih dahulu menerima arahan teknis mengenai tata cara pelaksanaan. Setiap peserta mengisi instrumen survei secara daring menggunakan perangkat komputer yang telah disiapkan. Seluruh proses berlangsung dalam suasana yang kondusif dan penuh tanggung jawab. Panitia memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur tanpa mengalami kendala berarti. Kelancaran pelaksanaan ini menjadi bukti kesiapan MTsN 2 Medan dalam mendukung setiap program peningkatan mutu pendidikan.

Survei Lingkungan Belajar bertujuan memperoleh gambaran mengenai kondisi pembelajaran dan iklim pendidikan di madrasah. Instrumen survei mencakup berbagai aspek, seperti proses pembelajaran, kepemimpinan, keamanan, serta kenyamanan lingkungan belajar. Data yang diperoleh akan menjadi bahan evaluasi dalam menyusun langkah-langkah peningkatan mutu pendidikan. Hasil survei juga diharapkan mampu menjadi dasar pengambilan kebijakan yang lebih tepat sasaran. Dengan demikian, setiap program pengembangan madrasah dapat dirancang berdasarkan data yang objektif dan akurat.
Kepala MTsN 2 Medan, Dra. Pesta Berampu, MA menyampaikan bahwa pelaksanaan Sulingjar merupakan salah satu bentuk komitmen madrasah dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan melalui evaluasi yang berbasis data. Menurutnya, hasil survei akan menjadi bahan refleksi untuk terus menghadirkan lingkungan belajar yang semakin baik bagi seluruh warga madrasah.
“Sulingjar bukan sekedar memenuhi agenda nasional, tetapi menjadi kesempatan bagi kami untuk mengevaluasi dan memperbaiki kualitas lingkungan belajar secara berkelanjutan. Kami berharap hasil survei ini dapat menjadi pijakan dalam menghadirkan layanan pendidikan yang lebih berkualitas, nyaman, dan berorientasi pada kemajuan peserta didik,” ujarnya.
Pelaksanaan Sulingjar menunjukkan komitmen MTsN 2 Medan untuk terus menghadirkan lingkungan belajar yang berkualitas dan berorientasi pada kemajuan peserta didik. Partisipasi aktif seluruh responden menjadi bagian penting dalam menghasilkan data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan. MTsN 2 Medan meyakini bahwa budaya evaluasi merupakan salah satu kunci dalam mewujudkan pendidikan yang semakin baik dari waktu ke waktu. Semangat kolaborasi seluruh warga madrasah diharapkan terus terjaga dalam mendukung berbagai program peningkatan kualitas pendidikan. Melalui Sulingjar, MTsN 2 Medan semakin mantap melangkah menjadi madrasah yang unggul, adaptif, dan berprestasi. (SZ/FS)

