Penyuluh Agama Buddha Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Ari Suryana, mendampingi siswa Sekolah Minggu Buddha (SMB) Prasadha Jinadhammo Mahathera yang bertugas dalam rangkaian Peringatan Hari Raya Asadha di Prasadha Jinadhammo Mahathera, Kota Medan, Minggu (2/8/2026). Pendampingan tersebut merupakan bagian dari pembinaan generasi muda Buddhis agar aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan keagamaan. Melalui kegiatan ini, para siswa diberikan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab dalam melayani umat.
Dalam peringatan Hari Raya Asadha, siswa SMB dipercaya menjalankan berbagai peran penting, mulai dari Master of Ceremony (MC), pemimpin puja bhakti, hingga petugas puja. Sebelum pelaksanaan kegiatan, Ari Suryana memberikan pembinaan dan latihan mengenai tata cara pelaksanaan puja bhakti agar seluruh peserta mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Pembinaan tersebut juga bertujuan membangun kepercayaan diri serta membentuk karakter peserta didik sejak usia dini.
Ari Suryana mengatakan bahwa pelibatan siswa dalam kegiatan keagamaan merupakan salah satu metode pembelajaran yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai Buddhis. Menurutnya, pengalaman melayani umat akan memberikan bekal berharga bagi generasi muda dalam membangun karakter yang disiplin, bertanggung jawab, dan peduli terhadap sesama. “Melalui keterlibatan langsung sebagai petugas dalam Peringatan Hari Raya Asadha, anak-anak tidak hanya belajar tata cara puja bhakti, tetapi juga belajar bertanggung jawab, disiplin, percaya diri, dan memiliki semangat melayani. Nilai-nilai inilah yang diharapkan menjadi bekal mereka dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Hari Raya Asadha memiliki makna yang sangat penting bagi umat Buddha karena memperingati penyampaian khotbah pertama Buddha, yaitu Dhammacakkappavattana Sutta. Momentum tersebut dimanfaatkan sebagai sarana untuk menanamkan nilai-nilai Dhamma tidak hanya melalui teori, tetapi juga melalui praktik langsung dalam kegiatan keagamaan. Dengan demikian, para siswa diharapkan mampu memahami ajaran Buddha sekaligus mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Pelaksanaan puja bhakti berlangsung dengan khidmat dan seluruh siswa SMB menjalankan tugasnya dengan penuh percaya diri. Kehadiran mereka sebagai petugas mendapatkan apresiasi dari umat yang mengikuti rangkaian Peringatan Hari Raya Asadha karena mampu menjalankan perannya dengan baik. “Kami merasa bangga melihat anak-anak berani tampil dan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Semoga pengalaman ini menjadi motivasi bagi mereka untuk terus aktif dalam pelayanan keagamaan dan menjadi generasi Buddhis yang berkualitas,” tutur Ari Suryana.
Melalui kegiatan pendampingan ini, Penyuluh Agama Buddha Kementerian Agama Kota Medan terus berkomitmen mendukung pembinaan karakter generasi muda Buddhis melalui berbagai kegiatan keagamaan. Pendampingan yang berkelanjutan diharapkan mampu menumbuhkan rasa memiliki terhadap vihara, semangat melestarikan ajaran Buddha, serta mempersiapkan kader-kader pelayan umat yang berintegritas. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen Kementerian Agama Kota Medan dalam mewujudkan kehidupan beragama yang rukun, harmonis, dan berkualitas.

