Kemenag Medan Bekali 30 Pasangan Agama Buddha melalui Bimbingan Perkawinan

Medan (Humas) — Kementerian Agama Kota Medan melalui Penyelenggara Buddha bersama Pengurus Cabang Majelis Agama Buddha Theravada Indonesia (PC Magabudhi) Kota Medan melaksanakan Bimbingan dan Pembekalan Perkawinan bagi 30 pasangan calon pengantin di Vihara Mahasahampati, Kota Medan, Minggu (16/8/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Persiapan untuk Membangun Rumah Tangga Penuh Cinta Kasih dan Kebijaksanaan”. Plt. Penyelenggara Buddha Kemenag Kota Medan, Irianto Saputra, S.Ag., M.Si., turut hadir dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Pembekalan diberikan untuk membantu calon pengantin mempersiapkan kehidupan berumah tangga dari aspek spiritual, sosial, keuangan, dan hukum.

Dalam kegiatan tersebut, Penyuluh Agama Buddha Kota Medan, Ari Suryana, S.Pd., menjadi narasumber dengan menyampaikan materi “Keluarga Bahagia dalam Buddhadhamma”. Ari menjelaskan bahwa keluarga dalam perspektif Buddhadhamma tidak hanya menjadi tempat memperoleh kebahagiaan, tetapi juga ruang bagi pasangan untuk bertumbuh bersama dalam kebajikan dan Dhamma. Kehidupan rumah tangga perlu dibangun melalui cinta kasih, kesetiaan, saling menghormati, komunikasi yang baik, dan tanggung jawab. “Rumah tangga yang bahagia bukan berarti rumah tangga yang tidak memiliki persoalan, tetapi ketika pasangan mampu menghadapi persoalan bersama dengan cinta kasih, komunikasi, kesabaran, dan kebijaksanaan,” jelas Ari.

Ari juga mengajak calon pengantin memahami bahwa perkawinan merupakan proses untuk saling mengenal, menerima perbedaan, dan bertumbuh bersama. Perbedaan karakter, kebiasaan, latar belakang, maupun cara berpikir tidak seharusnya menjadi sumber pertentangan, tetapi dapat menjadi kesempatan untuk melatih kesabaran, pengertian, dan kebijaksanaan. Pasangan juga perlu membangun komunikasi yang terbuka agar berbagai persoalan dalam rumah tangga dapat diselesaikan secara bersama-sama. “Suami dan istri hendaknya menjadi pasangan yang saling mendukung untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkapnya.

Selain materi mengenai kehidupan keluarga dalam Buddhadhamma, peserta memperoleh pembekalan mengenai perencanaan keuangan keluarga, informasi dan tata cara perkawinan Buddhis, serta aspek hukum perkawinan Buddhis dalam sistem hukum Indonesia. Materi tersebut diberikan agar calon pengantin memiliki pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai tanggung jawab yang akan dijalankan setelah memasuki kehidupan berumah tangga. Peserta juga mendapatkan ruang untuk berdiskusi mengenai berbagai hal yang perlu dipersiapkan dalam membangun keluarga. Pembekalan tersebut diharapkan dapat membantu pasangan mengambil keputusan secara lebih matang dalam menjalani kehidupan keluarga.

Irianto menyampaikan bahwa bimbingan perkawinan merupakan bagian dari pelayanan dan pembinaan Kemenag kepada umat Buddha, khususnya dalam mempersiapkan calon pasangan sebelum memasuki kehidupan berumah tangga. Menurutnya, kesiapan perkawinan tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan prosesi, tetapi juga mencakup pemahaman mengenai tanggung jawab, kehidupan bersama, dan pengelolaan keluarga. Kegiatan diikuti oleh 30 pasangan calon pengantin yang mengikuti materi dan diskusi dengan antusias. “Bimbingan perkawinan ini menjadi bagian dari pelayanan dan pembinaan kepada umat Buddha agar calon pasangan memiliki bekal yang lebih matang dalam membangun kehidupan keluarga,” ujar Irianto.

Melalui bimbingan tersebut, 30 pasangan calon pengantin diharapkan memiliki bekal yang lebih utuh dalam mempersiapkan kehidupan berumah tangga. Pemahaman mengenai cinta kasih, kebijaksanaan, tanggung jawab, pengelolaan keluarga, serta aspek hukum diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan setelah perkawinan. Pembinaan tersebut juga menjadi ruang untuk memperkuat pemahaman umat Buddha terhadap nilai-nilai Buddhadhamma dalam membangun keluarga yang harmonis. “Keluarga yang baik dibangun oleh dua orang yang terus belajar memahami, menghargai, dan mendukung satu sama lain dalam menjalankan kehidupan berdasarkan Dhamma,” pungkas Ari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *