Menanamkan Kasih, Penyuluh Agama Kristen Kemenag Medan Gandeng Lansia Bantu Anak Panti

Medan (Humas) – Menanamkan kasih tidak berhenti pada pesan yang disampaikan melalui pembinaan rohani, tetapi juga diwujudkan dalam kepedulian nyata kepada sesama. Semangat tersebut ditunjukkan Penyuluh Agama Kristen Kementerian Agama Kota Medan melalui kegiatan bimbingan dan penyuluhan (Bimluh) di Panti Asuhan Hati Gloria Faomasi, Kecamatan Medan Kota, Kamis (1/10/2026). Dalam kegiatan itu, Penyuluh Agama Kristen Kemenag Medan memberikan penguatan dan semangat kepada anak-anak panti agar tetap setia kepada Tuhan sekaligus menghadirkan kepedulian melalui bantuan sosial. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi bentuk kolaborasi antara Penyuluh Agama Kristen Kemenag Medan dengan kelompok Lansia Oikumene Primbana dalam menumbuhkan kasih yang diwujudkan melalui tindakan.

Bimluh dilaksanakan oleh Dr. Saronisa Ginting bersama tim yang terdiri dari Verawati, M.Pd., Srik Surbakti, Liza Brutu, Fitri Nainggolan, dan Fitri Brutu. Kehadiran tim memberikan ruang bagi anak-anak panti untuk memperoleh penguatan rohani sekaligus perhatian dan semangat dalam menjalani kehidupan. Sementara itu, pesan yang disampaikan menekankan pentingnya tetap berpegang kepada Tuhan dan memelihara iman dalam berbagai keadaan. Pelayanan tersebut menjadi bagian dari peran Penyuluh Agama dalam menghadirkan pembinaan yang menyentuh kehidupan masyarakat secara langsung.

Upaya menanamkan kasih juga dilakukan melalui keterlibatan para lansia yang dibina dalam kelompok Lansia Oikumene Primbana. Verawati, M.Pd., bersama Dr. Saronisa Ginting sebagai pembina rohani di kelompok tersebut mengajak para lansia untuk menjadikan kepedulian kepada panti asuhan sebagai salah satu wujud ketaatan terhadap firman Tuhan. “Kami mengajak dan menanamkan visi kepada para lansia Oikumene Primbana untuk terus melayani panti asuhan sebagai bukti ketaatan akan firman Tuhan. Melalui pelayanan ini, kami ingin agar kasih yang selama ini disampaikan dalam pembinaan dapat benar-benar dirasakan dan diwujudkan dengan membantu mereka yang membutuhkan,” ujar Verawati, M.Pd. Ajakan tersebut kemudian mendapat respons melalui keterlibatan para lansia dalam memberikan bantuan kepada anak-anak panti.

Kolaborasi antara Penyuluh Agama Kristen Kemenag Medan dan kelompok Lansia Oikumene Primbana diwujudkan melalui pembagian peran dalam kegiatan tersebut. Penyuluh Agama memberikan pelayanan kerohanian, sedangkan para bapak dan ibu lansia memberikan bantuan berupa sembako kepada Panti Asuhan Hati Gloria Faomasi. Senada dengan hal itu, sinergi tersebut memperlihatkan bahwa pembinaan keagamaan dapat mendorong lahirnya kepedulian sosial yang memberikan manfaat secara langsung. Kerja sama yang terjalin menjadi gambaran bahwa setiap orang dapat mengambil bagian dalam menghadirkan kasih bagi sesama sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.

Kehadiran para penyuluh dan kelompok lansia di panti asuhan menciptakan suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan bersama anak-anak. Selain bantuan berupa sembako, perhatian dan doa yang diberikan menjadi penguatan tersendiri agar anak-anak tetap memiliki semangat serta pengharapan dalam menjalani kehidupan. Sementara itu, keterlibatan kelompok Lansia Oikumene Primbana menunjukkan bahwa usia bukan menjadi penghalang untuk terus melayani dan menjadi berkat bagi orang lain. Dari pembinaan rohani hingga bantuan nyata, kegiatan tersebut memperlihatkan bagaimana nilai kasih dapat tumbuh menjadi gerakan kepedulian di tengah masyarakat.

Kegiatan di Panti Asuhan Hati Gloria Faomasi menjadi bagian dari pelayanan Penyuluh Agama Kristen Kemenag Medan dalam mendekatkan nilai-nilai keagamaan dengan kehidupan sosial masyarakat. Kolaborasi bersama kelompok Lansia Oikumene Primbana juga memberikan ruang bagi para lansia untuk terus berkontribusi melalui pelayanan dan kepedulian. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat menjaga keberlanjutan aksi sosial bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan. Melalui pelayanan yang dilakukan bersama, kasih tidak hanya menjadi pesan rohani, tetapi hadir sebagai tindakan nyata yang memberi manfaat bagi sesama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *