Medan (Humas) — Dalam rangka mendukung pengembangan talenta dan kompetensi peserta didik, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Labuhan menyambut kedatangan delapan siswi peserta Praktik Kerja Lapangan (PKL) dari Jurusan Perkantoran SMK Yayasan Perguruan Islam (YASPI) Kecamatan Medan Labuhan, Kamis (1/10/2026). Kehadiran para peserta PKL tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran untuk memberikan pengalaman kerja secara langsung di lingkungan instansi pemerintah.
Penyambutan berlangsung di ruang kerja Kepala KUA Kecamatan Medan Labuhan. Kedelapan siswi hadir bersama guru pendamping untuk mengikuti penerimaan sekaligus pengarahan sebelum memulai kegiatan praktik di lingkungan KUA Medan Labuhan. Dalam kesempatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman awal mengenai lingkungan kerja, kedisiplinan, etika, serta tanggung jawab yang perlu diperhatikan selama mengikuti kegiatan PKL.
Kepala KUA Kecamatan Medan Labuhan, H. Hasbullah, M.A., didampingi Penyuluh Agama Islam, Sulaiman, S.Th.I., menyambut baik kehadiran para peserta PKL. Menurutnya, program tersebut memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan kemampuan yang telah dipelajari di sekolah sekaligus mengenal secara langsung dinamika dunia kerja.
“Kami menyambut baik kehadiran adik-adik peserta PKL. Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar sebanyak-banyaknya, bukan hanya mengenai pekerjaan, tetapi juga tentang kedisiplinan, tanggung jawab, komunikasi, etika, dan bagaimana bekerja dalam sebuah organisasi,” ujar H. Hasbullah dalam arahannya.
Ia berpesan agar seluruh peserta mengikuti kegiatan PKL dengan disiplin dan penuh tanggung jawab serta mampu menjaga sikap selama berada di lingkungan kantor. Menurutnya, pengalaman yang diperoleh selama praktik dapat menjadi bekal penting bagi siswa untuk menambah wawasan sekaligus meningkatkan keterampilan yang sesuai dengan bidang keahlian mereka.
H. Hasbullah juga menekankan bahwa kesiapan memasuki dunia kerja tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis. Sikap profesional, kemampuan berkomunikasi, kerja sama, ketelitian, kedisiplinan, serta tanggung jawab menjadi bagian penting yang perlu dibangun sejak peserta didik masih berada di bangku sekolah.
“Dunia kerja tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis. Sikap, etika, komunikasi, kemampuan bekerja sama, ketelitian, dan rasa tanggung jawab juga sangat penting. Karena itu, selama berada di sini, saya berharap seluruh peserta dapat belajar dari setiap proses dan pengalaman yang dijalani,” pesannya.
Menurutnya, kerja sama antara lembaga pendidikan dan instansi pemerintah dalam memberikan ruang pembelajaran kepada peserta didik merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan generasi muda. Melalui program PKL, siswa tidak hanya mendapatkan pengalaman mengenai tugas-tugas perkantoran, tetapi juga belajar beradaptasi dengan lingkungan kerja dan memahami pentingnya menjalankan tugas secara profesional.
“KUA Medan Labuhan berkomitmen untuk terus memberikan dukungan terhadap kegiatan pendidikan dan pengembangan kompetensi generasi muda. Kolaborasi dengan satuan pendidikan melalui program PKL menjadi salah satu bentuk keterlibatan instansi dalam mempersiapkan peserta didik agar memiliki keterampilan dan pengalaman yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja,” jelasnya.
Program PKL tersebut diharapkan dapat menjadi ruang bagi para peserta untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama proses pembelajaran di sekolah. Lingkungan kerja di KUA juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengenal berbagai aktivitas administrasi dan pelayanan sekaligus memahami pentingnya ketelitian serta tanggung jawab dalam menyelesaikan pekerjaan.
Selain keterampilan teknis, peserta diharapkan mampu membangun kebiasaan positif selama menjalani praktik, seperti datang tepat waktu, berkomunikasi dengan baik, menghargai rekan kerja, mematuhi ketentuan yang berlaku, serta mampu bekerja sama dalam menyelesaikan tugas. Kebiasaan tersebut menjadi bagian dari pembentukan karakter dan kesiapan peserta didik menghadapi dunia kerja pada masa mendatang.
H. Hasbullah juga mengingatkan para peserta agar menjaga nama baik sekolah selama melaksanakan PKL di KUA Medan Labuhan. Menurutnya, sikap yang ditunjukkan selama berada di lingkungan kantor tidak hanya mencerminkan pribadi masing-masing, tetapi juga membawa nama satuan pendidikan tempat mereka belajar.
“Jaga nama baik sekolah, tunjukkan sikap yang baik, dan laksanakan setiap tugas dengan penuh tanggung jawab. Jadikan PKL ini sebagai kesempatan untuk belajar dan mengembangkan diri,” pesannya.
Dengan diterimanya delapan siswi PKL dari Jurusan Perkantoran SMK YASPI Medan Labuhan, diharapkan terjalin hubungan positif dan berkelanjutan antara KUA Kecamatan Medan Labuhan dengan lembaga pendidikan. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk memberikan ruang pembelajaran yang bermanfaat bagi peserta didik sekaligus memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan instansi pemerintah.
Pengalaman yang diperoleh selama mengikuti PKL diharapkan dapat menjadi bekal bagi para peserta dalam menentukan langkah pendidikan maupun karier pada masa mendatang. Tidak hanya keterampilan di bidang administrasi dan perkantoran, para siswa juga diharapkan memperoleh pengalaman mengenai kedisiplinan, komunikasi, etika, kerja sama, dan tanggung jawab.
Melalui kegiatan tersebut, KUA Kecamatan Medan Labuhan turut mengambil bagian dalam mendukung pengembangan talenta generasi muda. Para peserta diharapkan mampu memanfaatkan kesempatan PKL dengan sebaik-baiknya untuk terus belajar, meningkatkan kompetensi, membangun karakter positif, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja di masa mendatang.

