Medan (HUMAS) — Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 6 Kota Medan mengawali Tahun Pembelajaran 2026/2027 dengan melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Deep Learning dalam Kurikulum Berbasis Cinta bertema “Ramah Anak Penuh Cinta”, Kamis (20/08). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru MIN 6 Kota Medan sebagai upaya meningkatkan kompetensi pendidik sekaligus memperkuat kualitas pembelajaran yang ramah, aman, dan penuh kasih sayang.
Dalam laporannya sebelum pembukaan, Kepala MIN 6 Kota Medan Isna Fitriyani Harahap, S.Pd.I., M.M. menyampaikan bahwa kegiatan Bimtek dilaksanakan pada awal tahun pembelajaran 2026/2027 sebagai langkah awal memperkuat kesiapan guru dalam menerapkan pembelajaran mendalam dan kurikulum berbasis cinta di madrasah.
“Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru MIN 6 Kota Medan. Kami berharap melalui Bimtek ini seluruh guru dapat memperoleh penguatan dan pemahaman yang kemudian dapat diterapkan dalam proses pembelajaran, sehingga madrasah semakin mampu memberikan layanan pendidikan yang terbaik dan ramah bagi anak,” ungkap Isna.
Isna juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Kementerian Agama Kota Medan Dr. H. Yose Rizal, S.Ag., M.M. yang telah berkenan hadir sekaligus membuka kegiatan Bimtek secara resmi.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan kesediaan Bapak Kasi Penmad untuk membuka kegiatan Bimtek ini. Kehadiran dan dukungan beliau menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di MIN 6 Kota Medan,” tambahnya.
Sementara itu, dalam sambutannya, Kasi Penmad Kemenag Kota Medan memberikan apresiasi atas pelaksanaan Bimtek tersebut. Ia mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti dan mencermati setiap materi yang disampaikan dengan sungguh-sungguh.

Menurutnya, pada dasarnya madrasah telah melaksanakan berbagai praktik pendidikan yang sejalan dengan tujuan program tersebut. Namun, diperlukan penekanan dan penguatan agar implementasinya semakin optimal. Ia juga menekankan pentingnya peran madrasah dalam mendukung delapan Asta Protas Kementerian Agama.
“Madrasah harus menjadi garda terdepan untuk menuju perubahan,” tegasnya.
Kegiatan Bimtek ini menghadirkan Widyaiswara dari Balai Diklat Keagamaan (BDK) Medan sebagai narasumber yang memberikan penguatan kepada para guru terkait implementasi Deep Learning dalam Kurikulum Berbasis Cinta. Materi yang disampaikan diarahkan pada pemahaman konsep pembelajaran mendalam, penerapannya dalam proses pembelajaran, serta penguatan nilai-nilai cinta dalam membangun lingkungan pendidikan yang ramah dan berpihak kepada anak.
Melalui penyampaian materi dan diskusi selama Bimtek, para guru diharapkan tidak hanya memahami konsep secara teoritis, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari. Dengan demikian, pembelajaran di MIN 6 Kota Medan dapat berlangsung lebih bermakna, menyenangkan, mendalam, serta mampu mengakomodasi kebutuhan dan potensi setiap peserta didik.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pengawas Madrasah, Asma Lailani, M.Pd., yang selama ini terus memberikan dukungan, pendampingan, dan pengawasan terhadap pelaksanaan pembelajaran di MIN 6 Kota Medan.
Melalui Bimtek ini, MIN 6 Kota Medan berkomitmen memperkuat kompetensi guru dan menghadirkan pembelajaran yang lebih mendalam, bermakna, serta berlandaskan nilai-nilai cinta. Langkah tersebut diharapkan mampu mewujudkan madrasah yang ramah anak, penuh cinta, bermutu, dan mampu mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.

