Kemenag Medan Lakukan Penentuan Arah Kiblat di Sekolah Al-Azhar As-Syarif

Medan (Humas) — Kementerian Agama Kota Medan melalui Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam melaksanakan kegiatan penentuan arah kiblat di Sekolah Al-Azhar As-Syarif, Jalan Sei Asahan Nomor 37, Kelurahan Merdeka, Kecamatan Medan Baru, Selasa (18/8/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelayanan Kementerian Agama kepada masyarakat dalam memberikan kepastian dan edukasi terkait ketepatan arah kiblat, khususnya pada sarana ibadah di lingkungan lembaga pendidikan. Penentuan arah kiblat dilakukan melalui proses pengukuran secara langsung dengan memperhatikan posisi dan kondisi lokasi sehingga hasilnya dapat menjadi pedoman bagi sekolah.

Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Kota Medan, H. Ahmad Kamil Harahap, MA, diwakili staf Bimas Islam, Chairul Anwar, S.Sos., hadir melaksanakan pengukuran sekaligus memberikan penjelasan kepada pihak Sekolah Al-Azhar As-Syarif. Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pengamatan terhadap posisi bangunan dan menentukan arah yang menghadap ke Kakbah sebagai kiblat umat Islam. Pengukuran tersebut dilakukan secara cermat agar pihak sekolah memperoleh informasi yang dapat dijadikan acuan dalam penataan dan penggunaan tempat ibadah di lingkungan sekolah.

Chairul Anwar menyampaikan bahwa kegiatan penentuan arah kiblat merupakan salah satu bentuk pelayanan keagamaan yang diberikan Kementerian Agama kepada masyarakat. Menurutnya, arah kiblat memiliki kedudukan penting dalam pelaksanaan ibadah salat sehingga perlu dipastikan ketepatannya, terutama pada tempat ibadah yang digunakan secara rutin oleh masyarakat maupun warga sekolah. “Penentuan arah kiblat ini merupakan bagian dari pelayanan Kementerian Agama kepada masyarakat. Kami ingin memberikan kepastian kepada pihak sekolah mengenai arah kiblat yang tepat sehingga dapat menjadi pedoman dalam pelaksanaan ibadah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengukuran arah kiblat juga menjadi kesempatan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa penentuan arah kiblat dapat dilakukan secara ilmiah dan terukur. Dengan perkembangan teknologi dan metode pengukuran yang semakin baik, masyarakat dapat memperoleh informasi arah kiblat secara lebih akurat. “Kami berharap pihak sekolah tidak hanya mendapatkan hasil pengukuran, tetapi juga memahami pentingnya ketepatan arah kiblat dan dapat menyampaikan pengetahuan tersebut kepada para guru maupun peserta didik,” jelasnya.

Menurutnya, keberadaan sarana ibadah di lingkungan sekolah memiliki peran penting dalam mendukung pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai keagamaan peserta didik. Karena itu, berbagai aspek yang berkaitan dengan pelaksanaan ibadah, termasuk arah kiblat, perlu mendapat perhatian yang baik. Lingkungan sekolah yang mendukung pelaksanaan ibadah diharapkan dapat membantu peserta didik membangun kebiasaan beribadah sekaligus menanamkan nilai kedisiplinan dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Sekolah Al-Azhar As-Syarif menyambut baik kegiatan penentuan arah kiblat yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama Kota Medan. Kehadiran tim dari Seksi Bimas Islam dinilai memberikan manfaat bagi sekolah karena pihak pengelola mendapatkan informasi secara langsung mengenai arah kiblat berdasarkan hasil pengukuran. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk sinergi antara Kementerian Agama dengan lembaga pendidikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan bagi warga sekolah.

Kegiatan penentuan arah kiblat tersebut berlangsung dengan baik dan diikuti oleh pihak sekolah yang berkepentingan. Selama proses pengukuran, dilakukan pula komunikasi dan penjelasan mengenai hasil yang diperoleh agar pihak sekolah dapat memahami arah yang telah ditentukan. Hal ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi sekolah dalam memastikan penggunaan sarana ibadah berjalan sesuai dengan arah kiblat yang telah diukur.

Kementerian Agama Kota Medan melalui Seksi Bimas Islam berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan keagamaan yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Pelayanan penentuan arah kiblat merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran Kementerian Agama dalam membantu masyarakat memperoleh kepastian dalam menjalankan ibadah. Melalui pelayanan yang dilakukan secara profesional dan edukatif, Kemenag Medan berharap masyarakat semakin memahami pentingnya ketepatan arah kiblat sekaligus semakin mantap dalam melaksanakan ibadah.

Chairul Anwar juga mengajak lembaga pendidikan, pengelola masjid, musala, dan masyarakat yang membutuhkan layanan penentuan arah kiblat untuk memanfaatkan pelayanan yang tersedia di Kementerian Agama. Menurutnya, koordinasi dengan Kementerian Agama penting dilakukan apabila terdapat pembangunan tempat ibadah baru maupun keraguan terhadap arah kiblat yang telah digunakan. “Kami terbuka memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan penentuan arah kiblat. Semoga dengan adanya layanan ini, masyarakat semakin yakin dan nyaman dalam melaksanakan ibadah,” pungkasnya.

Dengan terlaksananya kegiatan tersebut, Kementerian Agama Kota Medan berharap sinergi dengan lembaga pendidikan dan masyarakat dalam bidang pelayanan keagamaan dapat terus ditingkatkan. Penentuan arah kiblat tidak hanya menjadi kegiatan pengukuran, tetapi juga bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ketepatan dalam pelaksanaan ibadah. Kemenag Medan akan terus mendorong pelayanan keagamaan yang akurat, mudah diakses, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *