MTsN 2 Medan Gelar Seleksi OMI Riset Tingkat Satuan Pendidikan

Medan (Humas) – Riset menjadi salah satu jalan bagi siswa untuk mengembangkan ide, kreativitas, dan kemampuan memecahkan masalah. Semangat tersebut terlihat dalam pelaksanaan Seleksi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) bidang riset tingkat satuan pendidikan yang dilaksanakan MTsN 2 Medan pada Jumat (28/8/2026). Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari proses penjaringan peserta didik yang memiliki kemampuan dan potensi dalam bidang riset untuk mewakili madrasah pada tahapan berikutnya. Seleksi diikuti oleh 24 kelompok peserta, yang terdiri atas 10 kelompok dari kelas percepatan dan 14 kelompok dari kelas Ristek. Seluruh peserta berkesempatan mempresentasikan hasil riset dan gagasan yang telah mereka kembangkan di hadapan tim penilai.

Pelaksanaan seleksi berlangsung di Kelas VII-K MTsN 2 Medan dengan suasana kompetitif namun tetap edukatif. Setiap kelompok diberikan kesempatan untuk memaparkan hasil penelitian, menjelaskan gagasan yang diangkat, serta mempertanggungjawabkan hasil riset yang telah dilakukan. Proses penilaian dilakukan secara objektif dengan memperhatikan berbagai aspek yang berkaitan dengan kualitas dan kelayakan riset peserta. Melalui kegiatan ini, madrasah berupaya memberikan ruang kepada siswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, analitis, dan inovatif. Selain menjadi ajang seleksi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembelajaran bagi siswa untuk meningkatkan keterampilan dalam melakukan penelitian dan menyampaikan hasilnya secara ilmiah.

Untuk memastikan proses seleksi berjalan secara profesional, penilaian dilakukan oleh enam orang juri yang kompeten di bidangnya. Lima orang juri berasal dari guru MTsN 2 Medan yang memiliki pengalaman dan kompetensi sesuai bidang penilaian riset. Sementara itu, satu orang juri lainnya merupakan dosen yang memiliki kompetensi di bidang terkait sehingga diharapkan dapat memberikan penilaian dari perspektif akademik. Kehadiran tim juri tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga objektivitas dan kualitas proses seleksi OMI bidang riset. Para juri menilai setiap kelompok berdasarkan aspek-aspek yang telah ditetapkan serta memberikan perhatian terhadap kreativitas, inovasi, substansi, dan kemampuan peserta dalam mempertanggungjawabkan hasil risetnya.

Kepala MTsN 2 Medan, Dra. Pesta Berampu, M.A. menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti seleksi dengan penuh semangat dan kesungguhan. “Bunda mengapresiasi seluruh ananda yang telah berani menuangkan ide dan gagasannya melalui penelitian yang mereka lakukan. Kegiatan OMI riset ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk belajar berpikir kritis, kreatif, dan mampu menemukan solusi dari berbagai permasalahan,” ujarnya.

Melalui seleksi OMI riset tingkat satuan pendidikan ini, MTsN 2 Medan berharap dapat menemukan kelompok terbaik yang mampu melanjutkan perjuangan madrasah pada tahapan kompetisi berikutnya. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen madrasah dalam mendorong budaya riset dan meningkatkan prestasi akademik peserta didik. Para siswa juga diharapkan tidak hanya berorientasi pada hasil kompetisi, tetapi mampu menjadikan riset sebagai bagian dari proses belajar untuk memecahkan berbagai persoalan di lingkungan sekitar. Hasil seleksi nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan peserta atau kelompok yang dinilai paling siap untuk mewakili MTsN 2 Medan pada tingkat selanjutnya. Dengan semangat riset, kreativitas, dan inovasi, MTsN 2 Medan terus membuka ruang bagi lahirnya generasi muda yang kritis, produktif, dan berprestasi. (SZ/FE)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *