Penyelenggara dan Pengawas Agama Katolik Kemenag Medan Perkuat Kompetensi Guru melalui Teknologi Digital

Medan (Humas) Penyelenggara Agama Katolik Kementerian Agama Kota Medan, Dr. Pinta Omastri Pandiangan, MSP., bersama Pengawas Pendidikan Agama Katolik tingkat SMA/SMK, Dr. Dewi Sartika Simbolon, M.Pd., mendorong peningkatan kompetensi guru melalui pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran. Hal tersebut diwujudkan melalui pertemuan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) bersama guru-guru Pendidikan Agama Katolik dalam binaan Pengawas Pendidikan Agama Katolik Kemenag Kota Medan, yang dilaksanakan pada Jumat (28/08/2026).

Pertemuan MGMP tersebut berlangsung di SMA Katolik Santo Ignatius Medan, Jalan Karya Wisata No. 6, Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara. Kegiatan mengangkat tema “Integrasi Alat Digital dalam Pembelajaran Agama Katolik”, yang dinilai relevan dengan perkembangan dunia pendidikan saat ini. Melalui tema tersebut, para guru diajak untuk semakin kreatif dan inovatif dalam memanfaatkan teknologi sebagai sarana pendukung proses pembelajaran.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Penyelenggara Agama Katolik Kementerian Agama Kota Medan, Dr. Pinta Omastri Pandiangan, MSP. Kehadiran Pinta menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan profesionalisme guru Pendidikan Agama Katolik sekaligus mendorong terciptanya pembelajaran yang mampu mengikuti perkembangan zaman. Para guru juga diberikan ruang untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman dalam penerapan teknologi di lingkungan sekolah masing-masing.

Dalam kegiatan tersebut, Charles Manullang dan Amran J. Sinaga, yang juga merupakan guru Pendidikan Agama Katolik, hadir sebagai narasumber. Keduanya menyampaikan wawasan serta pengalaman mengenai penggunaan berbagai alat digital yang dapat diintegrasikan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Katolik. Sementara itu, Angel Purba bertindak sebagai moderator yang memandu kegiatan sehingga diskusi berlangsung dengan aktif, komunikatif, dan interaktif.

Integrasi teknologi digital dalam pembelajaran diharapkan tidak hanya membantu guru dalam menyampaikan materi secara lebih menarik, tetapi juga membuka peluang bagi peserta didik untuk memperoleh pengalaman belajar yang lebih interaktif dan kontekstual. Meski demikian, pemanfaatan teknologi tetap diarahkan agar berjalan seimbang dengan penanaman nilai-nilai iman, moral, dan karakter yang menjadi bagian penting dalam Pendidikan Agama Katolik.

Pengawas Pendidikan Agama Katolik tingkat SMA/SMK Kemenag Kota Medan, Dr. Dewi Sartika Simbolon, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan MGMP merupakan wadah penting bagi para guru untuk terus belajar, berkolaborasi, dan berbagi praktik baik. “Kami berharap teknologi digital dapat memperkaya pembelajaran Agama Katolik agar semakin kreatif, kontekstual, dan bermakna bagi peserta didik,” ujar Dewi.

Sementara itu, Dr. Pinta Omastri Pandiangan, MSP., menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut dan mengapresiasi semangat para guru dalam meningkatkan kompetensi di era digital. “Guru harus terus berinovasi agar pembelajaran Agama Katolik semakin relevan dengan perkembangan zaman, tanpa kehilangan nilai-nilai iman dan karakter,” ujar Pinta. Kegiatan MGMP tersebut berlangsung dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan serta diharapkan semakin memperkuat kolaborasi guru dalam meningkatkan mutu Pendidikan Agama Katolik tingkat SMA/SMK di Kota Medan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *