KUA Medan Denai Perkuat Sinergi dengan FOSIL BKMI dan MUI, Lepas H. Yakhman Hulu dengan Penuh Keakraban

Medan (Humas) — Suasana penuh keakraban mewarnai kegiatan silaturahmi sekaligus perpisahan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Denai, H. Yakhman Hulu, S.Ag., M.I.Kom., bersama Forum Silaturahmi Badan Kemakmuran Masjid Indonesia (FOSIL BKMI) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Medan Denai, Senin (31/08/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kafe Masjid Ar-Rahmatul Hidayah, Jalan Panglima Denai, tersebut menjadi momentum untuk mengenang kebersamaan sekaligus menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terjalin selama H. Yakhman Hulu menjalankan amanah sebagai Kepala KUA Medan Denai. Pertemuan tersebut juga menjadi ruang untuk memperkuat komitmen bersama dalam melanjutkan pelayanan keagamaan dan program kemasjidan di Kecamatan Medan Denai.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 14.00 WIB hingga menjelang waktu Asar tersebut dihadiri jajaran FOSIL BKMI, MUI, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Denai, serta sejumlah perwakilan Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) se-Kecamatan Medan Denai. Acara dibuka oleh Sekretaris MUI Kecamatan Medan Denai, Hermansyah, yang menyampaikan bahwa silaturahmi menjadi bagian penting dalam menjaga hubungan antara unsur pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat. Kebersamaan tersebut dinilai telah memberikan kontribusi dalam mendukung berbagai kegiatan keumatan dan kemasjidan di wilayah Kecamatan Medan Denai.

Ketua FOSIL BKMI Kecamatan Medan Denai, H. Jonidi, S.E., dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas kerja sama dan komunikasi yang telah dibangun bersama KUA selama kepemimpinan H. Yakhman Hulu. Menurutnya, sinergi antara KUA, pengurus masjid, penyuluh agama, dan organisasi keagamaan sangat diperlukan untuk memastikan berbagai kegiatan pembinaan umat dapat berjalan dengan baik. Ia berharap hubungan yang telah terjalin tidak berhenti karena adanya pergantian pimpinan, tetapi terus dilanjutkan bersama Kepala KUA Medan Denai yang baru.

“Kami menyampaikan terima kasih atas kerja sama dan kebersamaan selama ini. Banyak hal yang sudah kita jalankan bersama dalam mendukung kegiatan kemasjidan dan pembinaan umat. Harapan kami, silaturahmi ini tetap terjaga dan sinergi yang sudah baik dapat terus dilanjutkan,” ujar H. Jonidi.

Apresiasi serupa disampaikan perwakilan MUI Kecamatan Medan Denai, H. Efendi Sipayung. Ia menilai komunikasi antara KUA dan unsur keumatan selama ini telah memberikan ruang yang baik dalam membahas berbagai kebutuhan masyarakat. Menurutnya, keberadaan KUA tidak hanya berkaitan dengan pelayanan administrasi keagamaan, tetapi juga memiliki peran strategis dalam membangun pembinaan keagamaan bersama tokoh agama dan masyarakat.

“Selama ini komunikasi dan kerja sama berjalan dengan baik. Kami berharap apa yang sudah dibangun dapat terus dilanjutkan, karena persoalan umat tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan komunikasi dan sinergi antara KUA, MUI, BKMI, penyuluh, pengurus masjid, dan seluruh elemen masyarakat,” ungkap H. Efendi.

Sementara itu, H. Yakhman Hulu menyampaikan terima kasih kepada FOSIL BKMI, MUI, para penyuluh agama Islam, pengurus masjid, serta seluruh pihak yang selama ini telah memberikan dukungan selama dirinya menjalankan amanah sebagai Kepala KUA Kecamatan Medan Denai. Ia menyampaikan bahwa berbagai program yang terlaksana merupakan hasil kerja bersama dan tidak terlepas dari dukungan masyarakat serta mitra keumatan di Kecamatan Medan Denai. Dalam waktu dekat, H. Yakhman Hulu akan menjalankan amanah baru sebagai Kepala KUA Kecamatan Medan Johor.

“Selama bertugas di Medan Denai, saya mendapatkan banyak pengalaman dan pelajaran berharga. Saya mengucapkan terima kasih atas kerja sama, dukungan, dan kebersamaan yang telah diberikan. Jika selama menjalankan tugas ada tutur kata, sikap, maupun kebijakan yang kurang berkenan, saya memohon maaf,” tutur H. Yakhman.

Ia menegaskan bahwa pergantian tempat tugas bukan berarti berakhirnya silaturahmi yang telah dibangun. Menurutnya, hubungan baik dengan para tokoh agama, pengurus masjid, penyuluh, dan masyarakat merupakan bagian penting dalam perjalanan pengabdian. “Rotasi tugas merupakan bagian dari amanah kedinasan. Namun, hubungan silaturahmi dan semangat untuk memberikan manfaat kepada masyarakat harus tetap kita jaga. Di mana pun kita bertugas, semoga kita tetap dapat memberikan kontribusi terbaik bagi umat,” pesannya.

Momentum tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk membicarakan keberlanjutan berbagai program kemasjidan dan keumatan di Kecamatan Medan Denai. FOSIL BKMI dan MUI Kecamatan Medan Denai dalam beberapa hari ke depan direncanakan melakukan audiensi dengan Kepala KUA Kecamatan Medan Denai yang baru, Drs. H. Ahmat Yani Siregar, MA. Audiensi tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkenalkan organisasi, membangun komunikasi, serta menyusun koordinasi dalam melanjutkan program yang telah berjalan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Denai, Khoiruz Zaman dan Syaiful Akhyar, serta perwakilan sejumlah Ketua BKM se-Kecamatan Medan Denai. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa pelayanan keagamaan dan pembinaan umat membutuhkan kolaborasi yang kuat antara KUA, penyuluh, organisasi keagamaan, pengurus masjid, dan masyarakat.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ustadz Jamaluddin. Doa dipanjatkan untuk memohon keberkahan, kemudahan, dan kelancaran bagi seluruh pihak dalam menjalankan tugas serta pengabdian kepada masyarakat. Suasana penuh kekeluargaan yang mewarnai kegiatan tersebut menjadi penanda bahwa pergantian amanah dapat berlangsung dengan tetap menjaga persaudaraan dan semangat kebersamaan.

Melalui momentum silaturahmi dan perpisahan tersebut, KUA Kecamatan Medan Denai bersama FOSIL BKMI dan MUI menegaskan pentingnya menjaga sinergi dalam memakmurkan masjid dan meningkatkan kemaslahatan umat. Pergantian pimpinan diharapkan tidak mengurangi semangat kolaborasi, tetapi justru menjadi energi baru untuk menghadirkan program keagamaan yang lebih baik dan bermanfaat. Bersama-sama, seluruh unsur keumatan diharapkan terus memperkuat silaturahmi, memakmurkan masjid, serta menghadirkan pelayanan dan pembinaan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *