Kepala KUA Medan Sunggal Bangun Koordinasi dengan K3S, Dorong Program BIAS

Medan (Humas) – Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) melaksanakan rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka meningkatkan cakupan imunisasi melalui program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di Kota Medan. Kegiatan tersebut diikuti Kepala KUA Medan Sunggal H. Agus Salim, S.Ag., M.Pd.I., bersama para kepala sekolah madrasah di bawah naungan Kementerian Agama Kota Medan, mulai dari MIN, MTsN hingga MAN, serta para Kepala KUA se-Kota Medan. Kegiatan berlangsung di Gedung Serbaguna TP-PKK Kota Medan, Jalan Rotan, Kompleks Petisah, Kota Medan, Selasa (15/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penguatan mengenai pentingnya imunisasi bagi kesehatan dan perlindungan generasi muda. Salah satu narasumber, Ketua MUI Kota Medan Dr. H. Hasan Maksum, M.Ag., menyampaikan materi mengenai aspek kehalalan serum vaksin MR dan HPV yang akan diberikan kepada para pelajar. “Majelis Ulama Indonesia Kota Medan siap bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dalam sosialisasi imunisasi, khususnya terkait kehalalan vaksin yang digunakan dalam program BIAS,” ujar Hasan Maksum.

Pemateri kedua, Ketua Komisi Daerah Pemantauan dan Penanggulangan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komda PP-KIPI) Provinsi Sumatera Utara Dr. dr. Lili Rahmawati, Sp.A(K), menyampaikan materi mengenai keamanan vaksin MR dan HPV serta tata laksana kejadian ikutan pasca imunisasi. Ia menjelaskan bahwa imunisasi MR dan HPV merupakan bagian dari program BIAS yang bertujuan mencegah penyakit menular berbahaya serta melindungi anak dari risiko penyakit yang dapat berdampak serius terhadap kesehatan.
“Imunisasi MR diberikan untuk mencegah penyakit campak dan rubella. Vaksinasi ini penting karena campak dapat menimbulkan komplikasi berat, seperti radang paru-paru dan kerusakan otak, sedangkan pencegahan rubella sangat penting untuk melindungi generasi mendatang dari dampak rubella, termasuk pada kehamilan,” jelas Lili Rahmawati. Ia juga menekankan pentingnya pemahaman orang tua, sekolah dan masyarakat mengenai keamanan serta manfaat imunisasi.

Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kota Medan Dr. H. Yose Rizal, M.M., menyampaikan kesiapan Kementerian Agama Kota Medan mendukung pelaksanaan program pemerintah tersebut. Ia menjelaskan bahwa jumlah peserta didik pada madrasah negeri di Kota Medan cukup besar dan tersebar pada sejumlah satuan pendidikan, sehingga diperlukan koordinasi yang baik agar pelaksanaan imunisasi dapat menjangkau seluruh sasaran.
“Pada intinya Kementerian Agama Kota Medan siap membantu program pemerintah untuk memberikan imunisasi kepada siswa dengan menggunakan vaksin MR dan HPV yang telah dinyatakan halal serta memiliki manfaat bagi kesehatan pelajar,” ujar Yose Rizal.
Menurutnya, sinergi antara Kementerian Agama, sekolah, KUA, Dinas Kesehatan dan berbagai pihak terkait sangat diperlukan untuk menyukseskan program BIAS.

Kepala KUA Medan Sunggal : Agus Salim, menyambut positif kegiatan koordinasi tersebut karena memberikan tambahan wawasan mengenai kesehatan dan perlindungan generasi muda. “Saya sangat bersyukur dapat mengikuti kegiatan ini. Selain membangun koordinasi lintas sektoral, kegiatan ini juga menambah wawasan keilmuan, terutama mengenai pentingnya menjaga generasi muda agar tumbuh sehat melalui imunisasi MR dan HPV,” ujar Agus Salim.

Melalui kegiatan koordinasi tersebut, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara Kementerian Agama, KUA, satuan pendidikan, tenaga kesehatan dan masyarakat dalam mendukung pelaksanaan BIAS di Kota Medan. Dukungan lintas sektoral menjadi bagian penting agar program imunisasi dapat berjalan secara optimal, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan melindungi anak sebagai generasi penerus bangsa.(Paidi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *