Sinergi LP3KD Medan dan Kemenag Kota Medan Matangkan Persiapan Kontingen Pesparani Sumut

Medan (Humas) Penyelenggara dan penyuluh agama Katolik Kantor Kementerian Agama Kota Medan menunjukkan peran aktifnya dalam Rapat Koordinasi Pengurus Lembaga Pengembangan Pelayanan Pastoral Kepausan dan Kerasulan (LP3KD) Kota Medan bersama perwakilan paroki, yang digelar dalam rangka persiapan keberangkatan kontingen Pesparani Medan menuju Pesparani Sumatera Utara. Rapat berlangsung pada Jumat (11/09/ 2026), pukul 15.00-18.00 WIB, bertempat di Kantor Sekretariat LP3KD Kota Medan, Jalan Karya Mesjid Ujung, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat.

Turut hadir dalam rapat tersebut Dr. Pinta Omastri Pandiangan, MSP, selaku Penyelenggara Agama Katolik Kemenag Kota Medan yang juga menjabat sebagai Sekretaris LP3KD Kota Medan, bersama tiga penyuluh agama Katolik yaitu Roni Antonius Sitanggang, Marulam Nainggolan, dan Hamma Sitohang. Kehadiran mereka menegaskan sinergi yang kuat antara Kementerian Agama Kota Medan dan lembaga keumatan Katolik dalam mendukung suksesnya ajang Pesparani Sumatera Utara yang dijadwalkan berlangsung pada 23-24 Oktober 2026.

Rapat koordinasi ini juga dihadiri oleh Antonius Devolis Tumanggor selaku Ketua LP3KD Kota Medan, yang memimpin jalannya pembahasan bersama para pengurus dan perwakilan paroki se-Kota Medan. Berbagai hal teknis terkait persiapan keberangkatan kontingen, mulai dari koordinasi jadwal, kelengkapan administrasi, hingga dukungan pembinaan rohani bagi peserta, menjadi fokus utama pembahasan dalam pertemuan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Dr. Pinta Omastri Pandiangan, MSP menyampaikan apresiasinya atas kekompakan seluruh pihak yang terlibat. “Peran penyelenggara dan penyuluh agama Katolik sangat penting untuk memastikan persiapan kontingen Pesparani Medan berjalan matang dan lancar,” ujarnya.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan kontingen Pesparani Kota Medan dapat tampil maksimal dan membawa nama baik Kota Medan pada ajang Pesparani Sumatera Utara mendatang. Sinergi antara Kementerian Agama Kota Medan, LP3KD, dan perwakilan paroki diyakini menjadi kunci utama keberhasilan persiapan tersebut, sekaligus mempererat kerja sama lintas lembaga dalam pembinaan umat Katolik di Kota Medan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *