Pengawas Pendidikan Agama Katolik Kemenag Medan Kembangkan Pembelajaran Kreatif melalui Kahoot! dalam KKG Guru

Medan (Humas) Pengawas Pendidikan Agama Katolik tingkat Sekolah Dasar Kementerian Agama Kota Medan, Dra. Sarmin Sihombing, M.Pd., melaksanakan kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG) bersama guru Pendidikan Agama Katolik dalam binaannya. Kegiatan tersebut berlangsung di SD Swasta Katolik Assisi Medan, Jl. Anggrek Raya No. 24A, Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Jumat (18/09/2026).

Kegiatan KKG turut dihadiri oleh Kepala SD Swasta Katolik Assisi Medan. Dalam kegiatan tersebut, Sarmin memberikan kesempatan kepada salah seorang guru Pendidikan Agama Katolik binaannya, Janes Saroha Sihotang, untuk menjadi narasumber sejawat. Kehadiran narasumber dari kalangan guru sendiri menjadi ruang untuk berbagi pengalaman, pengetahuan, dan praktik baik dalam pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik.

Materi yang disampaikan Janes berfokus pada pemanfaatan kuis sebagai salah satu metode pembelajaran yang menarik dan menyenangkan. Dalam praktiknya, aplikasi digital Kahoot! diperkenalkan sebagai media pembelajaran yang dapat digunakan guru untuk menyajikan kuis secara interaktif dengan konsep kompetisi yang sehat dan edukatif.

Para guru yang mengikuti KKG tampak antusias mengikuti pemaparan dan praktik penggunaan Kahoot!. Metode pembelajaran berbasis kuis tersebut dapat menciptakan suasana belajar yang lebih santai dan tidak tegang. Selain itu, pendekatan ini dapat membantu meningkatkan keaktifan, keterlibatan, serta motivasi peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran.

Sarmin menyampaikan bahwa KKG merupakan wadah yang baik bagi guru untuk saling berbagi pengalaman sekaligus mengembangkan kreativitas dalam pembelajaran. “Melalui KKG, guru dapat saling belajar dan menemukan cara-cara kreatif agar pembelajaran Pendidikan Agama Katolik semakin menarik dan menyenangkan bagi peserta didik,” ujar Sarmin.

Sementara itu, Janes menjelaskan bahwa penggunaan Kahoot! dapat menjadi salah satu alternatif untuk menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan dan interaktif. “Kuis dengan Kahoot! membuat suasana belajar lebih hidup. Anak-anak dapat belajar sambil bermain, berlomba menjawab pertanyaan, sekaligus memahami materi dengan cara yang menyenangkan,” ungkap Janes.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *