Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Area, Ikhwan, S.H.I., melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan Agama Islam (Bimluh) kepada jamaah Majelis Taklim Al-Mukhlisin Kecamatan Medan Area, Jumat (25/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan penguatan pemahaman keagamaan sekaligus mengajak masyarakat meningkatkan kualitas ibadah dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam penyampaiannya, Ikhwan mengajak jamaah untuk senantiasa meningkatkan keimanan, menjaga kualitas ibadah, serta memperbanyak amal saleh sebagai bekal kehidupan dunia dan akhirat. Ia mengingatkan bahwa kehidupan di dunia merupakan kesempatan bagi setiap Muslim untuk mempersiapkan diri dengan berbagai amal kebaikan yang dilakukan secara ikhlas dan berkelanjutan.
Sebagai bahan penguatan materi, Ikhwan menyampaikan sejumlah amalan yang disebutkan dalam Kitab Tanbihul Ghafilin karya Imam Abu Laits As-Samarqandi. Ia menjelaskan empat perkara yang dalam kitab tersebut disebutkan sebagai amalan yang dapat menjadi sebab keselamatan dari siksa kubur, yakni menjaga salat lima waktu, memperbanyak sedekah, membaca Al-Qur’an, serta memperbanyak tasbih dan zikir.
Pertama, Ikhwan mengajak jamaah untuk menjaga salat lima waktu, baik dengan memperhatikan ketepatan waktunya maupun kesungguhan dalam melaksanakannya. Menurutnya, salat merupakan kewajiban utama seorang Muslim sekaligus sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Karena itu, menjaga salat hendaknya tidak hanya dilakukan ketika memiliki waktu luang, tetapi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.
“Salat lima waktu harus menjadi perhatian utama kita. Jangan sampai kesibukan dunia membuat kita lalai terhadap kewajiban yang telah diperintahkan Allah SWT. Dengan menjaga salat, kita terus membangun hubungan dengan Allah dan mengingat bahwa kehidupan dunia ini memiliki tujuan yang lebih besar,” ujar Ikhwan.
Selanjutnya, ia menjelaskan pentingnya memperbanyak sedekah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Ikhwan mengingatkan jamaah bahwa sedekah tidak harus menunggu seseorang memiliki harta yang berlebih. Setiap orang dapat berbagi sesuai dengan kemampuan yang dimiliki, baik dalam bentuk materi maupun melalui berbagai bentuk kebaikan yang bermanfaat bagi orang lain.
Selain itu, jamaah juga diajak menjadikan membaca Al-Qur’an sebagai bagian dari rutinitas sehari-hari. Ikhwan menekankan bahwa interaksi dengan Al-Qur’an tidak cukup hanya dengan membacanya, tetapi juga perlu dilanjutkan dengan memahami pesan yang terkandung di dalamnya serta berusaha mengamalkannya dalam kehidupan.
“Al-Qur’an hendaknya tidak hanya kita baca ketika ada kesempatan tertentu. Mari kita biasakan membaca Al-Qur’an setiap hari, kemudian berusaha memahami dan mengamalkan ajarannya. Dengan demikian, Al-Qur’an benar-benar menjadi petunjuk dalam kehidupan kita,” katanya.
Amalan berikutnya yang disampaikan adalah memperbanyak tasbih dan zikir. Menurut Ikhwan, membiasakan diri mengingat Allah SWT dapat menjadi bagian dari upaya menjaga hati agar tetap dekat kepada-Nya. Zikir juga dapat dilakukan dalam berbagai keadaan dan tidak terbatas pada waktu tertentu, sehingga setiap Muslim memiliki kesempatan untuk terus mengingat Allah dalam aktivitas sehari-hari.
Ikhwan berharap materi yang disampaikan dapat menjadi pengingat bagi jamaah Majelis Taklim Al-Mukhlisin untuk terus memperbaiki kualitas ibadah dan memperbanyak amal saleh. Ia juga mengajak jamaah agar menjadikan setiap kesempatan sebagai ruang untuk berbuat kebaikan, baik dalam hubungan dengan Allah SWT maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
“Mari kita jaga salat lima waktu, gemar bersedekah, membaca Al-Qur’an, serta memperbanyak zikir dan tasbih. Semoga amal-amal tersebut menjadi bekal bagi kita dan mendapatkan keberkahan serta pertolongan dari Allah SWT,” pesan Ikhwan.
Kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan Agama Islam tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan diikuti dengan antusias oleh para jamaah. Melalui kegiatan ini, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Area terus berupaya hadir di tengah masyarakat dengan memberikan pembinaan keagamaan yang menyentuh kebutuhan jamaah serta mendorong tumbuhnya semangat untuk meningkatkan keimanan dan amal saleh.

