Medan, (Humas). Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Labuhan melalui Penyuluh Agama Islam, Sulaiman, S.Th.I., M.Ag., melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan agama di Majelis Taklim Al Ikhlas, Senin (28/09/2026).
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Gerbang Kehidupan Abadi: Menembus Batas Dunia Menuju Alam Barzakh”. Materi ini mengajak para jamaah untuk memahami hakikat kematian sebagai bagian yang tidak dapat dipisahkan dari perjalanan kehidupan manusia.
Dalam penyampaiannya, Sulaiman menjelaskan bahwa kematian merupakan batas kehidupan dunia yang pasti akan dirasakan oleh setiap makhluk. Setelah kehidupan dunia berakhir, manusia akan memasuki alam kubur atau alam barzakh sebagai tempat persinggahan sebelum menuju kehidupan akhirat.
“Kematian bukanlah akhir dari perjalanan manusia, tetapi merupakan gerbang menuju kehidupan berikutnya. Setiap manusia akan meninggalkan dunia dan memasuki alam barzakh, kemudian akan dibangkitkan untuk mempertanggungjawabkan seluruh amal perbuatannya di hadapan Allah SWT,” ungkap Sulaiman.
Sulaiman juga mengingatkan jamaah agar tidak hanya mempersiapkan kehidupan dunia, tetapi juga memperbanyak amal saleh sebagai bekal menghadapi kehidupan setelah kematian. Menurutnya, kesadaran akan kematian seharusnya mendorong setiap Muslim untuk memperbaiki ibadah, mempererat silaturahmi, memperbanyak kebaikan, serta meninggalkan perbuatan yang dilarang Allah SWT.
“Dunia ini memiliki batas, sementara kehidupan akhirat adalah kehidupan yang kekal. Karena itu, jangan sampai kesibukan mengejar dunia membuat kita lupa mempersiapkan bekal untuk kehidupan akhirat,” tambahnya.
Kegiatan bimbingan penyuluhan berlangsung secara interaktif. Para jamaah diberikan kesempatan untuk mengajukan berbagai pertanyaan seputar kematian, alam barzakh, persiapan menghadapi akhir kehidupan, serta amal yang dapat menjadi bekal menuju akhirat.
Suasana dialog berlangsung hangat dan penuh perhatian. Tanya jawab tersebut menjadi kesempatan bagi jamaah untuk memperdalam pemahaman agama sekaligus melakukan introspeksi terhadap kehidupan yang selama ini dijalani.
Rahmi Sambas yang merupakan salah satu jamaah Majelis Taklim Al Ikhlas menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat bermanfaat, karena mengingatkan jamaah tentang sesuatu yang pasti akan dihadapi oleh setiap manusia, namun sering terlupakan dalam kesibukan kehidupan sehari-hari.
Rahmi berharap kegiatan bimbingan penyuluhan agama dari KUA Kecamatan Medan Labuhan dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan dengan menghadirkan materi-materi keagamaan yang menyentuh kehidupan dan meningkatkan kesadaran jamaah dalam menjalankan ajaran Islam.
Melalui kegiatan tersebut, KUA Kecamatan Medan Labuhan berharap penyuluhan agama tidak hanya menjadi sarana penyampaian ilmu, tetapi juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk memperkuat keimanan, memperbaiki amal, dan mempersiapkan bekal menuju kehidupan akhirat yang kekal.

