Penyuluh Agama Katolik Kemenag Medan Berikan Katekese Penggunaan Nama Baptis kepada PIK Santa Anna

Medan (Humas) Penyuluh Agama Katolik Kementerian Agama Kota Medan, Demaran Sigiro, memberikan katekese mengenai penggunaan nama baptis kepada Perkumpulan Ibu-Ibu Katolik (PIK) Santa Anna Stasi Santa Theresia, Perumnas Simalingkar, Paroki Santo Fransiskus Assisi Padang Bulan, Medan, Selasa (29/09/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di aula stasi yang beralamat di Jl. Kemenyan Raya No. 88, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Sumatera Utara.

Dalam katekese tersebut, Demaran Sigiro menjelaskan bahwa nama baptis dalam tradisi Gereja Katolik memiliki makna yang berkaitan dengan identitas iman seseorang. Nama baptis umumnya diambil dari nama orang kudus yang dapat menjadi teladan dalam kehidupan beriman serta menginspirasi umat untuk semakin mengenal dan menghidupi nilai-nilai kekristenan.

Demaran Sigiro juga menjelaskan bahwa penggunaan nama baptis tidak sekadar menjadi pelengkap nama seseorang setelah menerima Sakramen Baptis. Nama tersebut diharapkan menjadi pengingat akan panggilan untuk bertumbuh dalam iman dan meneladani kehidupan orang kudus yang namanya digunakan. Karena itu, pemahaman mengenai makna nama baptis penting bagi umat agar tidak memandangnya hanya sebagai sebuah nama.

“Nama baptis menjadi pengingat bagi kita untuk terus bertumbuh dalam iman dan meneladani kehidupan orang kudus yang menjadi pelindung kita,” ujar Demaran Sigiro.

Kegiatan katekese tersebut mendapat perhatian dari para anggota PIK Santa Anna yang mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. Melalui pembinaan ini, diharapkan umat semakin memahami makna nama baptis serta mampu menghayatinya dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari panggilan untuk menjadi pribadi yang semakin dewasa dalam iman dan memberikan kesaksian Kristiani di tengah keluarga maupun masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *