Medan (Humas) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Amplas bersama jajaran Muspika dan para ketua Majelis Taklim se-Kecamatan Medan Amplas melakukan rapat musyawarah persiapan menyukseskan Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) Sumatera Utara 2026. Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung di Sekolah Taman Pendidikan Islam (TPI) pada 24–26 Oktober 2026 tersebut diperkirakan dihadiri sekitar 800 peserta dan ofisial dari berbagai daerah.
Rapat persiapan tersebut berlangsung di Aula Kecamatan Medan Amplas, Jumat (2/10/2026), dan dipandu langsung oleh Kepala KUA Kecamatan Medan Amplas, H. Muhammad Lukman Hakim Hasibuan, S.Ag., didampingi Camat Medan Amplas, Zulfahmi Tarigan, S.STP., M.STP. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas unsur sekaligus memastikan kesiapan masyarakat Medan Amplas sebagai tuan rumah, khususnya dalam memberikan dukungan kepada para peserta dan ofisial selama pelaksanaan PORSADIN.
Dalam mukadimahnya, Lukman menjelaskan bahwa PORSADIN merupakan ajang kompetisi yang diselenggarakan secara berkala oleh Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) dan ditujukan bagi para santri yang menempuh pendidikan di Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT). Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi wadah untuk berkompetisi, tetapi juga sarana menggali potensi, mengembangkan bakat, membangun kepercayaan diri, serta mempererat silaturahmi antarsantri Madrasah Diniyah Takmiliyah.
“PORSADIN merupakan program yang sangat baik karena memberikan ruang bagi para santri untuk mengembangkan kemampuan, baik dalam bidang olahraga, seni maupun pengetahuan keislaman. Pelaksanaannya dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi hingga nasional, sehingga para santri memiliki kesempatan untuk terus berkembang dan menunjukkan potensi terbaiknya,” ujar Lukman.
Ia menambahkan, cabang yang diperlombakan dalam PORSADIN mencakup bidang olahraga, seperti bulu tangkis, lari sprint dan tenis meja, serta bidang seni dan keagamaan, di antaranya Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), tahfiz, pidato bahasa Arab dan bahasa Indonesia, kaligrafi serta puisi Islami. Ragam perlombaan tersebut diharapkan mampu membentuk santri yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga memiliki ketangguhan mental dan keluasan wawasan keagamaan.
“Melalui PORSADIN, kita berharap lahir generasi Diniyah Takmiliyah yang sehat, kuat dan tangguh secara fisik, sekaligus memiliki pemikiran keagamaan yang luas dan luwes, memiliki komitmen kebangsaan serta menjunjung tinggi kebersamaan. Semoga melalui penyelenggaraan PORSADIN ini akan dihasilkan generasi yang memiliki kemampuan dalam bidang olahraga, seni dan pengetahuan keislaman yang kuat,” ungkapnya.
Lukman juga mengajak seluruh unsur Muspika dan Majelis Taklim di Kecamatan Medan Amplas untuk mengambil bagian dalam menyukseskan pelaksanaan PORSADIN Sumatera Utara 2026. Menurutnya, keberhasilan kegiatan tersebut bukan hanya menjadi tanggung jawab panitia, tetapi juga membutuhkan dukungan dan keterlibatan masyarakat sebagai tuan rumah.
“Saya mengajak Muspika dan seluruh Majelis Taklim untuk bersama-sama menyukseskan kegiatan PORSADIN ini. Kehadiran kita dalam mendukung kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap pembinaan generasi muda, khususnya para santri Madrasah Diniyah Takmiliyah,” katanya.
Sementara itu, Camat Medan Amplas Zulfahmi Tarigan menyambut baik pelaksanaan PORSADIN Sumatera Utara 2026 yang dipercayakan berlangsung di wilayah Medan Amplas. Menurutnya, penunjukan tersebut menjadi sebuah kehormatan sekaligus amanah bagi seluruh masyarakat Kecamatan Medan Amplas untuk memberikan dukungan terbaik sehingga pelaksanaan kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan sukses.
“Pelaksanaan PORSADIN di Medan Amplas merupakan sebuah kebanggaan sekaligus amanah yang besar bagi masyarakat. Ini menunjukkan bahwa Medan Amplas dipandang memiliki sumber daya serta dukungan sarana dan prasarana yang cukup untuk menjadi tuan rumah event olahraga dan seni keagamaan ini,” kata Zulfahmi.
Ia menjelaskan, pihak kecamatan bersama unsur masyarakat terus melakukan konsolidasi untuk mempersiapkan berbagai kebutuhan selama kegiatan berlangsung. Salah satu perhatian utama adalah dukungan konsumsi bagi peserta dan ofisial yang diperkirakan mencapai sekitar 800 orang. Karena itu, keterlibatan Majelis Taklim dinilai sangat penting dalam memperkuat dukungan masyarakat terhadap pelaksanaan PORSADIN.
“Ini merupakan amanah besar bagi kita semua. Karena itu, pihak kecamatan bersama seluruh Majelis Taklim melakukan konsolidasi dan persiapan, terutama dalam pemenuhan konsumsi bagi tim peserta dan ofisial. Kami berharap seluruh unsur masyarakat dapat bersinergi agar pelaksanaan PORSADIN di Medan Amplas dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Dukungan tersebut juga disampaikan Hj. Hamidah, S.Pd.I., selaku Ketua Forum Majelis Taklim Akbar Miftahul Jannah yang mewakili wadah perkumpulan Majelis Taklim dari tujuh kelurahan di Kecamatan Medan Amplas. Ia menyampaikan kesiapan seluruh Majelis Taklim untuk berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan PORSADIN, khususnya dalam mendukung kebutuhan konsumsi peserta dan ofisial.
“Kami dari seluruh Majelis Taklim se-Kecamatan Medan Amplas siap berkontribusi dan ikut menyukseskan PORSADIN 2026. Kami akan berupaya memberikan dukungan sesuai kemampuan, terutama dalam membantu pemenuhan konsumsi bagi para peserta dan ofisial yang hadir selama kegiatan berlangsung,” ujar Hamidah.
Rapat tersebut turut dihadiri Sekretaris Camat Medan Amplas, seluruh lurah serta para kepala lingkungan. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan adanya komitmen bersama untuk mempersiapkan pelaksanaan PORSADIN secara matang sekaligus membangun semangat gotong royong masyarakat dalam menyambut para peserta dari berbagai daerah di Sumatera Utara.
Kegiatan kemudian diakhiri dengan tausiyah dan doa yang disampaikan Muhyiddin Nst. Melalui koordinasi yang melibatkan unsur pemerintah kecamatan, KUA, Majelis Taklim dan masyarakat, pelaksanaan PORSADIN Sumatera Utara 2026 diharapkan tidak hanya berlangsung sukses secara teknis, tetapi juga menjadi momentum memperkuat pembinaan generasi diniyah serta semangat kebersamaan masyarakat Kecamatan Medan Amplas.

