Medan (Humas) — Kehadiran pelayanan keagamaan di tengah masyarakat tidak hanya dibutuhkan dalam suasana bahagia, tetapi juga ketika seseorang menghadapi ujian berupa sakit. Hal tersebut diwujudkan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Amplas melalui Bimbingan Rohani (Bimroh) yang diberikan kepada pasien dan keluarga yang sedang menjalani proses perawatan di rumah sakit.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi arahan Kepala KUA Kecamatan Medan Amplas, H. Muhammad Lukman Hakim Hasibuan, S.Ag., M.A., kepada seluruh Penyuluh, Penghulu, dan Penata Layanan Operasional (PLO) agar senantiasa menghadirkan pelayanan dan bimbingan yang prima serta berdampak di tengah-tengah masyarakat. Arahan tersebut diwujudkan melalui pelayanan keagamaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dalam berbagai kondisi kehidupan.
Bimroh dilaksanakan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Amplas, H. Harun Arrasyid, Lc., dan Nurbaiti Lubis, Selasa (29/9/2026), di RS Mitra Sejati. Kegiatan dilakukan dengan menyambangi pasien yang menjalani perawatan di ruang Intensive Care Unit (ICU) lantai 2, 3, dan 4. Dari satu ruang ke ruang lainnya, para Penyuluh memberikan penguatan keagamaan kepada pasien maupun keluarga yang mendampingi.
Dalam suasana perawatan intensif, para Penyuluh menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang diarahkan untuk membangun ketenangan hati dan menjaga semangat pasien dalam menjalani proses pengobatan. Keluarga juga diberikan penguatan agar terus menjadi sumber dukungan bagi pasien, terutama ketika kondisi kesehatan membutuhkan kesabaran, ketahanan mental, dan pendampingan yang berkelanjutan.
Kepada keluarga pasien, para Penyuluh mengingatkan pentingnya memberikan semangat dan dukungan moral selama proses perawatan. Waktu kunjungan tidak hanya menjadi kesempatan untuk mengetahui perkembangan kondisi pasien, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk menguatkan motivasi serta meyakinkan pasien agar tetap menjalani ikhtiar dengan sebaik-baiknya.

