Penyuluh KUA Medan Sunggal Perkuat Mentalitas Warga Binaan Kiki Alam Jaya

Medan (Humas) – Dalam upaya memperkokoh landasan spiritual dan motivasi pelayanan bagi masyarakat, dua Penyuluh Agama Kristen fungsional berkolaborasi menggelar kegiatan bimbingan spiritual. Kegiatan penyuluhan rohani ini dilaksanakan dengan khidmat di Rumah Terapi Kiki Alam Jaya, yang berlokasi di sudut Jalan Seroja Raya, Medan. Kehadiran para penyuluh ini disambut hangat oleh pengelola serta para pasien yang sedang menjalani pemulihan di pusat terapi tersebut

Penyuluhan diawali oleh Sindar Purba, S.Th., M.Pd, yang menekankan pentingnya mengembalikan setiap jerih payah dalam kehidupan sebagai bentuk ibadah nyata. Melalui sub-tema “Semua untuk Tuhan”, beliau mengajak seluruh hadirin untuk menanamkan keikhlasan dan dedikasi total dalam setiap aspek pekerjaan maupun proses kesembuhan. Fondasi ini merujuk penuh pada nats Alkitab Kolose 3:23, yang berbunyi: “Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.”

Melanjutkan pesan tersebut, Drames Lubantobing, selaku Penyuluh Agama Kristen KUA Kecamatan Medan Perjuangan, memberikan pembekalan motivasi yang tidak kalah mendalam. Beliau memaparkan materi bertajuk “Tunjukkan Jati Dirimu”, sebuah ajakan teologis agar setiap insan berani menampilkan identitas moral yang berintegritas. Arahan ini selaras dengan pesan firman Tuhan dalam 1 Timotius 4:12, yang mengingatkan agar setiap umat menjadi teladan dalam perkataan, tingkah laku, kasih, kesetiaan, dan kesucian.

Sinergi materi dari kedua narasumber ini melahirkan sebuah kesimpulan holistik bagi para peserta penyuluhan di rumah terapi. Kehidupan Kristen yang tangguh adalah keseimbangan antara penyerahan diri secara total kepada kedaulatan Tuhan sekaligus memancarkan karakter Kristus yang berdampak positif bagi sesama. Melalui pemahaman jati diri yang benar, setiap tindakan penyembuhan dan pelayanan di tempat ini diharapkan dapat memuliakan nama-Nya.

Pihak manajemen Rumah Terapi Kiki Alam Jaya menyampaikan apresiasi yang mendalam atas bimbingan pastoral dan edukasi reguler yang diberikan. Kegiatan ini dinilai sangat efektif dalam membangun aspek psikologis dan memompa optimisme baru bagi pasien yang sedang berjuang meraih kesembuhan. Atmosfer positif dan penguatan iman seperti ini menjadi suplemen batiniah yang krusial di samping penanganan terapi fisik yang sedang berjalan.

Secara terpisah, Kepala KUA Kecamatan Medan Sunggal, H. Agus Salim, S.Ag. M.Pd.I menyatakan bahwa bimbingan lintas sektor ini merupakan komitmen nyata kementerian dalam merawat mentalitas umat. Kolaborasi aktif para penyuluh di lapangan diharapkan terus memperluas jangkauan syiar rohani yang sejuk, inklusif, dan menyentuh berbagai lapisan masyarakat. Kegiatan penyuluhan berjalan dengan tertib, penuh sukacita, dan ditutup dengan doa bersama untuk pemulihan Kota Medan yang diberkati.(SP/PAI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *