Penyuluh Agama Katolik Kemenag Medan Dampingi Katekumen Paroki Helvetia, Perdalam Sejarah Gereja

Medan (Humas) Penyuluh Agama Katolik Kementerian Agama Kota Medan melaksanakan kegiatan pendampingan katekumen di Aula Gereja Katolik Stasi Santo Paulus, Paroki Helvetia, Minggu (25/10/2026), pukul 13.00 WIB. Kegiatan yang berlangsung di Jalan Matahari Raya No. 47, Kelurahan Helvetia, Kecamatan Medan Helvetia, ini mengangkat materi Sejarah Gereja sebagai bagian dari pembinaan iman bagi para katekumen yang sedang mempersiapkan diri untuk menjadi anggota Gereja Katolik. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan semakin memahami iman Katolik dan memiliki bekal pengetahuan yang kuat dalam menjalani perjalanan iman.

Dalam pendampingan tersebut, para katekumen diajak mengenal perjalanan sejarah Gereja sejak zaman para rasul hingga perkembangannya di berbagai belahan dunia. Materi disampaikan untuk memberikan pemahaman bahwa Gereja bukan sekadar bangunan fisik, melainkan persekutuan umat beriman yang dipersatukan dalam Yesus Kristus. Pembelajaran ini juga menekankan perjalanan umat Allah dalam mewartakan Injil, menjaga kemurnian ajaran iman, serta menghadapi berbagai tantangan sepanjang sejarah.

Para peserta juga mendalami sejarah awal Gereja yang berakar pada pewartaan Yesus Kristus dan semakin diteguhkan melalui pencurahan Roh Kudus pada peristiwa Pentakosta. Setelah itu, para rasul melanjutkan tugas pewartaan Injil dan membentuk komunitas-komunitas umat beriman. Meskipun menghadapi penganiayaan dan berbagai tantangan, Gereja terus bertumbuh dan melanjutkan misi pewartaan kabar keselamatan kepada seluruh bangsa. Pemahaman ini diharapkan membantu para katekumen melihat keteguhan iman sebagai bagian penting dari kehidupan Kristiani.

Selanjutnya, pendampingan membahas perkembangan Gereja, penyebaran iman Kristiani ke berbagai wilayah, serta peran paus, uskup, imam, biarawan, biarawati, dan kaum awam dalam kehidupan menggereja. Para katekumen diajak memahami pentingnya persatuan, pelayanan, dan kesaksian hidup dalam menjaga keberlangsungan misi Gereja. Roni Antonius menyampaikan, “Melalui pendalaman Sejarah Gereja, para katekumen diharapkan semakin mengenal identitas Gereja Katolik, memperdalam iman, serta mampu menghayati nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan sehari-hari.” Pernyataan ini menegaskan pentingnya pembinaan iman yang tidak hanya berfokus pada pengetahuan, tetapi juga pada penerapannya dalam kehidupan nyata.

Melalui kegiatan ini, para katekumen Paroki Helvetia diharapkan semakin memahami akar tradisi iman Katolik dan menyadari peran mereka sebagai bagian dari persekutuan umat beriman. Sejarah Gereja menjadi sumber pembelajaran yang membantu peserta mengambil inspirasi dari keteguhan iman para pendahulu serta menerapkannya dalam menghadapi tantangan kehidupan masa kini. Dengan pemahaman yang semakin mendalam, para katekumen diharapkan semakin mantap dalam menjalani proses pembinaan dan mempersiapkan diri untuk berpartisipasi aktif dalam kehidupan Gereja.

Kegiatan pendampingan katekumen ini merupakan bagian dari upaya pelayanan Penyuluh Agama Katolik Kemenag Kota Medan dalam mendukung pembinaan iman yang berkelanjutan. Melalui pembelajaran yang terarah, para peserta diharapkan tumbuh menjadi umat Katolik yang memiliki pengetahuan iman, karakter Kristiani, serta komitmen untuk mengamalkan ajaran Yesus Kristus. Dengan demikian, pendalaman Sejarah Gereja tidak hanya memperkaya wawasan tentang perjalanan Gereja pada masa lalu, tetapi juga menjadi bekal bagi para katekumen untuk semakin mencintai Gereja dan menjadi saksi Injil di tengah keluarga maupun masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *