Akhiri Masa Pengabdian, ASN Penyuluh Agama Islam KUA Medan Sunggal Berpamitan

Medan (Humas) – Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Sunggal, H. Agus Salim, S.Ag., M.Pd.I., menggelar acara pelepasan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memasuki masa purna tugas, Drs. H. Fuji, M.A., penyuluh agama Islam KUA Medan Sunggal, pada Selasa, 27 Oktober 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor KUA Medan Sunggal, Jalan Seroja Nomor 1, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan. Acara dihadiri oleh kepala KUA, penghulu, penyuluh agama, staf, serta pegawai KUA Medan Sunggal sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas pengabdian yang telah diberikan.

Selama kurang lebih 20 tahun mengabdi di KUA Medan Sunggal, Fuji konsisten menjalankan tugas sebagai penyuluh agama Islam tanpa menduduki jabatan struktural lainnya. Dedikasinya diwujudkan melalui berbagai kegiatan pembinaan keagamaan dan pelayanan masyarakat, mulai dari membina majelis taklim, mendampingi warga binaan korban penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (NAPZA), memberikan bimbingan rohani kepada pasien rawat inap di rumah sakit, hingga membina warga binaan di Rutan Tanjung Gusta. Selain itu, Fuji turut memberikan bimbingan kepada calon pengantin melalui program Badan Penasihatan, Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4).

Dalam sambutannya, Kepala KUA Medan Sunggal, H. Agus Salim, menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas dedikasi serta kontribusi Fuji selama menjalankan tugas. Menurutnya, pengabdian selama dua dekade tersebut telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pembinaan dan penyuluhan keagamaan. “Kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian selama 20 tahun sebagai penyuluh agama Islam. Banyak hal yang telah diperbuat, mulai dari membina majelis taklim, mendampingi warga binaan rehabilitasi narkoba, membimbing pasien rawat inap di rumah sakit, membina warga binaan Rutan Tanjung Gusta, hingga memberikan bimbingan kepada calon pengantin. Semoga semua yang telah dilakukan menjadi amal ibadah dan membawa keberkahan,” ujar Agus Salim.

Lebih lanjut, Agus Salim berpesan agar masa purna tugas tidak menjadi akhir dari pengabdian Fuji kepada masyarakat. Ia berharap Fuji tetap semangat menjalankan berbagai kegiatan positif, menyampaikan dakwah, membina generasi Qurani, serta memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. “Teruslah berkarya dan berkarier di luar institusi, karena ibadah dan pengabdian tidak hanya dilakukan di dalam kantor Kementerian Agama. Di luar sana masih banyak kesempatan untuk melayani masyarakat, menyampaikan dakwah, membina generasi Qurani, dan mempersiapkan bekal untuk kembali kepada Allah SWT,” tambahnya.

Sementara itu, Fuji menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pimpinan dan rekan kerja yang telah mendukung perjalanan pengabdiannya selama 20 tahun di KUA Medan Sunggal. Ia menegaskan bahwa kebersamaan, sinergi, dan kerja sama menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. “Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya karena selama 20 tahun kita dapat bersinergi, berkolaborasi, dan bekerja sama dalam memberikan pengabdian kepada negara. Semua ini tidak terlepas dari niat kita untuk ikhlas beramal. Jadikanlah setiap pekerjaan sebagai jalan untuk memperoleh rida Allah SWT,” ungkap Fuji.

Pada kesempatan tersebut, Fuji juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh rekan kerja apabila selama berinteraksi dan menjalankan tugas terdapat perkataan, sikap, maupun tindakan yang kurang berkenan. “Saya memohon maaf atas segala kekurangan dan kesalahan selama kita bekerja bersama. Apabila ada perkataan atau tindakan saya yang tidak berkenan, kiranya dapat dimaafkan. Saya menyadari bahwa sebagai manusia tentu tidak luput dari kekurangan,” tuturnya. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan penyerahan cenderamata sebagai bentuk penghormatan serta kenang-kenangan kepada Fuji yang telah menyelesaikan masa tugasnya.

Pelepasan tersebut berlangsung dengan khidmat dan penuh haru, mencerminkan eratnya hubungan kekeluargaan di lingkungan KUA Medan Sunggal. Purna tugas bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal dari kesempatan baru untuk terus berbuat baik dan melayani masyarakat. Dedikasi Fuji selama 20 tahun diharapkan menjadi teladan bagi seluruh pegawai untuk senantiasa bekerja dengan penuh keikhlasan, menjaga amanah, serta menjadikan pelayanan dan penyuluhan agama sebagai bagian dari ibadah kepada Allah SWT.(Paidi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *