Sinergi Penyuluh KUA Medan Sunggal Perkuat Mentalitas Warga Binaan Sepakata

Medan (Humas) – Penyuluh Agama Kristen Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Sunggal, Sindar Purba, S.Th., M.Pd., berkolaborasi dengan Penyuluh Agama Kristen KUA Kecamatan Medan Perjuangan, Drammes Lumbantobing, S.Th., M.Pd.K., menggelar kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (B/P) terpadu pada Kamis, 29 Oktober 2026. Kegiatan rohani tersebut berlangsung di Klinik Spesial Jiwa dan Ketergantungan Obat Sepakata, Jalan Sedap Malam III Medan, dengan menyasar para residen binaan serta dihadiri seluruh pegawai yang bertugas di lembaga tersebut.

Kegiatan diawali dengan rangkaian lagu pujian yang membangkitkan semangat rohani sehingga menciptakan suasana khidmat dan penuh sukacita di antara peserta. Kehadiran para residen dan pegawai menunjukkan antusiasme serta komitmen bersama dalam mendukung program pemulihan mental dan spiritual melalui pendekatan keagamaan. Dalam sesi utama, Sindar Purba menyampaikan materi bertajuk “Tuhan Begitu Peduli dengan Kita”. Ia mengajak para residen untuk senantiasa meyakini kasih dan pemeliharaan Tuhan dalam setiap perjalanan kehidupan. Pesan tersebut didasarkan pada 1 Petrus 5:7: “Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.” Melalui firman Tuhan tersebut, para residen diingatkan bahwa mereka tidak pernah berjalan sendirian dalam menghadapi berbagai pergumulan dan tantangan hidup.

Melengkapi materi tersebut, Drammes Lumbantobing menyampaikan pesan motivasional bertajuk “Mari Saling Support Antara Satu dengan Lainnya”. Ia mengajak para residen dan seluruh pegawai untuk membangun lingkungan yang saling mendukung, menguatkan, serta memberikan perhatian satu sama lain. Landasan pesannya diambil dari Galatia 6:2: “Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.” Pesan ini menegaskan bahwa empati, kepedulian, dan solidaritas merupakan bagian penting dalam mendukung proses pemulihan serta membangun kembali kepercayaan diri para residen.

Kepala KUA Medan Sunggal, H. Agus Salim, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kepedulian Penyuluh Agama Kristen yang secara konsisten melaksanakan pendampingan rohani bagi warga binaan korban penyalahgunaan NAPZA. Menurutnya, para residen membutuhkan kehadiran, perhatian, dan pendampingan dari para penyuluh agama agar mereka tidak merasa sendiri dalam menjalani proses pemulihan.
“Mereka membutuhkan kehadiran kita, membutuhkan teman untuk berbagi dan mendapatkan dukungan, serta membutuhkan ilmu dan bimbingan agama agar memperoleh hidayah dan petunjuk dari Tuhan Yang Maha Esa. Karena itu, saya sangat mengapresiasi para penyuluh yang terus hadir memberikan pelayanan dan pendampingan kepada warga binaan. Semoga melalui bimbingan rohani ini, mereka semakin kuat, memiliki harapan baru, dan mampu kembali menjalani kehidupan yang lebih baik,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban, haru, dan kedamaian, kemudian ditutup dengan doa bersama untuk bangsa, instansi, serta kesembuhan dan pemulihan para residen. Doa tersebut menjadi ungkapan harapan agar setiap peserta senantiasa diberikan kekuatan dalam menjalani kehidupan. Melalui kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan terpadu ini, KUA Medan Sunggal bersama KUA Medan Perjuangan terus menunjukkan komitmen dalam menghadirkan pelayanan keagamaan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga binaan korban penyalahgunaan NAPZA. Diharapkan nilai-nilai keimanan, kepedulian, dan kebersamaan yang disampaikan dapat menjadi bekal spiritual dalam membangun mentalitas positif, memulihkan kepercayaan diri, serta menumbuhkan semangat untuk memulai kehidupan yang lebih baik.(SP/PAI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *