MIN 5 Medan Gelar Upacara Sumpah Pemuda dan Market Day 2026

Medan (Humas) – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Medan melaksanakan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda pada Rabu, 28 Oktober 2026, di halaman madrasah. Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dan berlangsung dengan tertib serta khidmat hingga selesai. Upacara diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan MIN 5 Medan. Seluruh peserta mengikuti rangkaian upacara dengan penuh semangat sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pemuda Indonesia. Peringatan ini menjadi momentum untuk menanamkan nilai persatuan, cinta tanah air, dan semangat kebangsaan kepada seluruh warga madrasah.

Kepala MIN 5 Medan, Sri Darmawati, S.Pd., bertindak sebagai pembina upacara dalam kegiatan tersebut. Beliau memimpin jalannya upacara sekaligus mengajak seluruh peserta untuk memaknai Hari Sumpah Pemuda sebagai bagian penting dari sejarah perjuangan bangsa. Kehadiran kepala madrasah sebagai pembina upacara memberikan pesan tersendiri bagi siswa agar senantiasa menghargai jasa para pahlawan. Upacara berlangsung dengan suasana penuh semangat, mencerminkan tekad generasi muda untuk terus belajar dan berkarya. Seluruh peserta diharapkan mampu mengambil pelajaran dari perjuangan pemuda terdahulu dalam mempersatukan bangsa Indonesia.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda mengingatkan kembali pada peristiwa bersejarah tanggal 28 Oktober 1928, ketika para pemuda dari berbagai daerah menyatakan tekad untuk bertumpah darah satu, berbangsa satu, dan menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia. Nilai-nilai luhur tersebut menjadi landasan penting dalam membangun karakter generasi penerus bangsa. Di lingkungan madrasah, semangat Sumpah Pemuda dapat diwujudkan melalui sikap saling menghormati, menjaga kerukunan, serta bekerja sama tanpa membeda-bedakan latar belakang. Para siswa juga diajak untuk memahami bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk bersatu. Sebaliknya, keberagaman merupakan kekuatan yang harus dijaga bersama demi masa depan Indonesia.

Dalam pelaksanaan upacara, seluruh siswa mengikuti kegiatan dengan tertib sesuai arahan petugas upacara. Para guru turut mendampingi dan mengawasi siswa agar kegiatan berlangsung lancar dari awal hingga akhir. Suasana halaman MIN 5 Medan dipenuhi semangat kebangsaan yang tercermin dari kesungguhan peserta mengikuti setiap rangkaian upacara. Melalui kegiatan ini, madrasah berupaya menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan rasa hormat terhadap simbol-simbol negara. Pendidikan karakter seperti ini diharapkan tidak hanya terlihat ketika upacara berlangsung, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah, rumah, dan masyarakat.

Kepala MIN 5 Medan, Sri Darmawati, menyampaikan bahwa peringatan Hari Sumpah Pemuda merupakan kesempatan bagi siswa untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air sejak dini. Semangat para pemuda tahun 1928 hendaknya menjadi inspirasi bagi peserta didik untuk terus belajar, menjaga persatuan, dan mengukir prestasi. Beliau juga berharap agar seluruh siswa mampu menggunakan masa muda untuk melakukan kegiatan positif dan bermanfaat. Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan masa depan bangsa. Oleh karena itu, siswa madrasah harus tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, disiplin, dan memiliki semangat kebangsaan yang kuat.

Setelah pelaksanaan upacara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan Market Day sebagai bagian dari rangkaian Pekan Bahasa ke-3 dan Market Day MIN 5 Medan Tahun 2026. Kegiatan kewirausahaan tersebut berlangsung di lingkungan madrasah dengan melibatkan siswa kelas IV, V, dan VI sebagai penjual. Para siswa menyiapkan berbagai produk untuk ditawarkan kepada warga madrasah dalam suasana yang meriah dan penuh antusiasme. Market Day menjadi sarana pembelajaran langsung bagi siswa untuk mengenal dunia usaha secara sederhana. Melalui kegiatan ini, siswa memperoleh kesempatan untuk mempraktikkan keterampilan berkomunikasi, bekerja sama, dan bertanggung jawab dalam menjalankan aktivitas jual beli.

Kegiatan Market Day tidak hanya melibatkan siswa kelas IV, V, dan VI sebagai penjual, tetapi juga membuka kesempatan bagi seluruh warga madrasah untuk berpartisipasi sebagai pembeli. Siswa kelas I, II, III, IV, V, dan VI dapat menikmati kegiatan tersebut bersama para guru serta orang tua murid. Kehadiran orang tua turut menambah kemeriahan sekaligus memberikan dukungan terhadap pengalaman belajar anak-anak. Interaksi antara penjual dan pembeli menciptakan suasana yang menyenangkan dan edukatif. Para siswa belajar melayani pembeli dengan ramah, menawarkan produk secara santun, serta menjaga sikap jujur dalam setiap transaksi yang dilakukan.

Salah satu hal menarik dalam pelaksanaan Market Day MIN 5 Medan adalah penggunaan voucher sebagai alat pembayaran. Sistem ini membuat kegiatan jual beli berlangsung lebih teratur sekaligus memberikan pengalaman baru bagi siswa dalam mengenal mekanisme transaksi. Dengan menggunakan voucher, siswa belajar memahami nilai pembayaran, menghitung transaksi, dan memastikan kesesuaian antara barang yang dibeli dengan voucher yang digunakan. Guru turut mendampingi agar pelaksanaan kegiatan berjalan tertib dan sesuai dengan tujuan pembelajaran. Penerapan sistem voucher juga menjadi cara kreatif untuk memperkenalkan konsep ekonomi sederhana kepada peserta didik melalui pengalaman nyata yang mudah dipahami.

Melalui Market Day, siswa tidak hanya belajar tentang kegiatan jual beli, tetapi juga mengembangkan keterampilan hidup yang bermanfaat untuk masa depan. Mereka berlatih menghitung, berkomunikasi, mengambil keputusan, dan bekerja sama dengan teman dalam mengelola kegiatan usaha. Sementara itu, para pembeli belajar bertransaksi secara tertib serta menghargai usaha yang dilakukan oleh teman-temannya. Keterlibatan guru dan orang tua menjadi bentuk dukungan terhadap pembelajaran kontekstual yang menghubungkan pengetahuan di kelas dengan kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri, kreativitas, kemandirian, dan jiwa kewirausahaan sejak usia dini.

Pelaksanaan upacara Hari Sumpah Pemuda yang dilanjutkan dengan Market Day pada 28 Oktober 2026 menjadi perpaduan kegiatan yang sarat makna bagi keluarga besar MIN 5 Medan. Upacara menanamkan nilai persatuan dan cinta tanah air, sedangkan Market Day melatih kreativitas, kemandirian, serta tanggung jawab siswa. Melalui kedua kegiatan tersebut, madrasah berharap dapat membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter dan keterampilan hidup yang baik. Dukungan kepala madrasah, guru, siswa, dan orang tua menjadi bagian penting dalam menyukseskan kegiatan ini. Semangat Sumpah Pemuda diharapkan terus hidup dalam keseharian seluruh warga madrasah melalui kebersamaan, prestasi, dan karya nyata bagi Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *